Kutai Kartanegara
Disdikbud Kukar  Pemkab Kukar Pelestarian Budaya 
Kepala Disdikbud Kukar Heriansyah: Pelestarian Budaya sebagai Jati Diri Bangsa
SELASAR.CO, Kutai Kartanegara - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara terus mendorong pelestarian budaya dan adat daerah, sebagai bagian dari jati diri.
Kepala Disdikbud Kutai Kartanegara, Heriansyah, mengatakan upaya membangun ekosistem budaya di Kota Raja harus terus dilakukan dan tidak berhenti pada satu tahapan.
“Langkah kita hari ini sudah semakin serentak, laju kita sudah semakin cepat, namun belum sampai pada garis akhir. Maka tidak ada alasan untuk berhenti bergerak,” ujar Heriansyah, Rabu (30/9/2026).
Tradisi dan budaya yang masih sering ditemui di Kutai Kartanegara antara lain; Erau Adat Pelas Benua, Beseprah, Beluluh, Tiang Ayu, Bepelas, Menjamu Benua, Tari Jepen, Tari Ganjar-Ganjur, Tarsul Kutai, seni musik tradisional, Mamanda/Teater Rakyat, Beseprah/tradisi makan bersama, serta berbagai upacara adat masyarakat Kutai dan Dayak.
Berita Terkait
Menurut Heriansyah, perjalanan dalam membangun ekosistem budaya masih menghadapi berbagai tantangan yang perlu dihadapi ke depan, lantaran perlunya pengenalan mendalam kepada generasi muda.
“Ke depan masih ada angin yang kencang, ombak yang jauh lebih besar serta rintangan yang jauh lebih tinggi,” tuturnya menggambarkan tantangan pelestarian budaya di Kutai Kartanegara.
Ia menegaskan, kondisi tersebut menjadi alasan untuk terus bergerak dalam mewujudkan ekosistem budaya yang konsisten di Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Kita harus terus bergerak untuk mewujudkan ekosistem budaya di Kabupaten Kutai Kartanegara. Kita mempunyai adat dan budaya yang sangat tinggi dan luhur, yang merupakan bagian dari jati diri bangsa kita,” pungkas Heriansyah.
Penulis: Farid
Editor: Awan

