PPU

kartu penajam cerdas Wakil Bupati PPU  Abdul Waris Muin Diskominfo PPU 

Kartu Penajam Cerdas Disalurkan Rp600 Ribu per Siswa, Wabup PPU Minta Orang Tua Manfaatkan Optimal



Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin saat mendampingi penyaluran KPC. (Humas)
Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin saat mendampingi penyaluran KPC. (Humas)

SELASAR.CO, Penajam Paser Utara – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyalurkan bantuan Kartu Penajam Cerdas sebesar Rp600 ribu per siswa pada 2026. Bantuan ini diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga.

Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, mengatakan mekanisme penyaluran bantuan tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya bantuan diberikan dalam bentuk barang, seperti seragam, tas, celana, dan sepatu, kini dana disalurkan melalui rekening penerima.

Hal itu disampaikannya saat kegiatan penyerahan Kartu Penajam Cerdas di Kecamatan Babulu, Selasa (27/10/2026).
Menurut Abdul Waris, perubahan mekanisme tersebut memberikan keleluasaan kepada orang tua untuk menyesuaikan pembelian perlengkapan sekolah dengan kebutuhan anak masing-masing.

“Melalui bantuan ini, orang tua dapat memilih sendiri perlengkapan sekolah yang benar-benar dibutuhkan anak-anaknya. Kami tidak ingin ada anak yang mendapatkan seragam atau sepatu dengan ukuran yang tidak sesuai sehingga tidak nyaman digunakan,” ujarnya.

Ia menegaskan, program Kartu Penajam Cerdas merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk memastikan anak-anak di PPU memperoleh kesempatan pendidikan yang setara. Bantuan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar dan mencegah anak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

Abdul Waris menyebut, pemenuhan kebutuhan pendidikan menjadi perhatian pemerintah daerah agar kendala ekonomi tidak menghambat anak dalam memperoleh haknya untuk bersekolah.

Selain bantuan pendidikan daerah, ia turut menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat. Ia berharap, peserta didik yang belum menerima manfaat program tersebut dapat terlayani secara bertahap sehingga kebutuhan gizi anak semakin terpenuhi.

Di sisi lain, Abdul Waris meminta orang tua tidak ragu menyampaikan kendala apabila menemukan persoalan dalam penyaluran Kartu Penajam Cerdas. Orang tua yang merasa anaknya memenuhi persyaratan, tetapi belum menerima bantuan, dapat berkoordinasi dengan Bankaltimtara untuk memperoleh informasi dan tindak lanjut.

Ia juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang menghadapi persoalan pelayanan pendidikan, termasuk dugaan pungutan sekolah yang tidak sesuai dengan ketentuan. Masyarakat dipersilakan menyampaikan laporan secara langsung kepada Wakil Bupati agar persoalan tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan peraturan yang berlaku.

“Pemerintah daerah ingin memastikan program pendidikan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jangan sampai ada warga yang kesulitan mendapatkan haknya karena kurangnya informasi maupun kendala dalam pelaksanaan program,” tegasnya.

Abdul Waris berharap bantuan tersebut digunakan sesuai kebutuhan pendidikan anak. Ia juga menegaskan, dukungan terhadap sektor pendidikan akan terus menjadi perhatian Pemkab PPU untuk mendorong lahirnya generasi yang berkualitas dan berdaya saing.

“Kami harap bantuan tersebut ini dapat digunakan sesuai kebutuhan pendidikan anak,” tutupnya. (ADV/DiskominfoPPU)

Penulis: Nelly
Editor: Awan

Berita Lainnya