Ragam
Putra Putri Batik Nusantara 2026  Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara  Pemkab Berau  Maratua  Pulau Maratua 
Bupati Berau Ungkap Alasan Wisatawan Asing Bisa "Tertipu" Keindahan Maratua
SELASAR.CO, Jakarta - Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, blak-blakan membongkar daya tarik tersembunyi Pulau Maratua yang sukses memikat hati para pelancong nasional hingga mancanegara.
Menurutnya, pesona alam Berau memiliki magnet kuat yang membuat wisatawan langsung jatuh hati pada pandangan pertama.
Hal tersebut diungkapkan Sri Juniarsih di sela-sela acara Pemilihan Putra Putri Batik Nusantara 2026.
Ia menyebutkan bahwa Kepulauan Maratua menyimpan keunikan luar biasa, salah satunya adalah fenomena alam langka berupa Tornado Barracuda yang hanya bisa ditemukan di Pulau Maratua dan menjadi satu-satunya di Indonesia.
Berita Terkait

"Kalau boleh saya bilang, semoga saya tidak salah, di Maratua itu ada satu tempat yang namanya Tornado Barracuda yang hanya ada di Pulau Maratua. Jadi kalau kita yang biasa diving, kita di sana akan berjumpa dengan Tornado Barracuda yang dicari wisatawan nasional maupun mancanegara, dan itu hanya ada di Pulau Maratua," ujar Sri Juniarsih kepada awak media Senin (28/9/2026).
Selain keindahan bawah laut seperti diving dan snorkeling, Sri Juniarsih juga memamerkan beragam motif batik khas Berau yang merupakan kearifan lokal hasil karya para perajin setempat.
Melalui ajang kebudayaan ini, pihaknya berharap bisa berkolaborasi untuk mengangkat cerita, potensi alam, serta produk UMKM lokal agar semakin mendunia.
Kendati demikian, ia tidak menampik bahwa tantangan terbesar saat ini adalah aksesibilitas penerbangan menuju Berau.
Saat ini, beberapa maskapai penerbangan seperti Batik Air (rute Jakarta-Berau), Super Air Jet, hingga Sriwijaya Air, beroperasi dengan mempertimbangkan penyesuaian harga tiket.
Ke depan, Pemkab Berau terus mendorong peningkatan jumlah penerbangan guna mendukung sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta UMKM lokal.
"Harapannya ke depan penerbangan bisa lebih aktif lagi dengan dukungan para pecinta batik, serta untuk mendongkrak ekonomi kreatif dan UMKM di Berau," pungkasnya. (*
Penulis: Georgie Sihaloho
Editor: Awan

