Kutai Kartanegara

Dispar Kukar   Festival Pesta Laut Samboja Pemkab Kukar 

Dispar Kukar Ingin Festival Pesta Laut Samboja Jadi Etalase Produk Unggulan Pesisir



Tampak depan Vanue Festival Pesta Laut di Kecamatan Samboja. (Selasar/Farid)
Tampak depan Vanue Festival Pesta Laut di Kecamatan Samboja. (Selasar/Farid)

SELASAR.CO, Kutai Kartanegara - Festival Pesta Laut di Kecamatan Samboja diharapkan menjadi sarana promosi potensi perikanan dan produk usaha masyarakat pesisir, sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi budaya lokal.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar), Awang Agus Dharmawan, menilai festival tersebut memiliki peluang untuk memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat, terutama nelayan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal itu disampaikannya saat menghadiri pembukaan Festival Pesta Laut di Samboja, Sabtu (17/10/2026).

Ia menekankan pentingnya menghubungkan kegiatan budaya dengan peluang ekonomi agar potensi lokal dapat dikenal lebih luas.

Menurut Awang Agus, keterlibatan pemerintah, kelompok nelayan, pelaku seni, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan tersebut. Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival.

“Semangat kebersamaan inilah yang sejak dahulu menjadi kekuatan dalam menjaga kehidupan masyarakat pesisir,” katanya.

Ia berharap Pesta Laut dapat dikembangkan sebagai ruang untuk memperkenalkan hasil laut Samboja Kuala, mulai dari ikan segar, olahan perikanan, kuliner khas pesisir, hingga berbagai produk UMKM. Dengan begitu, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka kesempatan bagi warga untuk memasarkan produk mereka.

“Ke depan, saya ingin Pesta Laut semakin mampu menjadi etalase unggulan hasil laut Samboja Kuala. Ikan segar, hasil olahan perikanan, kuliner khas pesisir, dan produk UMKM harus memperoleh ruang promosi yang layak,” tuturnya.

Pengembangan festival tersebut juga dinilai sejalan dengan visi Kukar Idaman Terbaik, terutama dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat, pemajuan kebudayaan, dan pelestarian lingkungan.

Sejumlah program dedikasi, seperti penguatan sektor nelayan, pengembangan seni dan budaya, stimulus komunitas kreatif, serta Kredit Kukar Idaman Terbaik, turut menjadi bagian dari upaya mendukung masyarakat.

Awang Agus menegaskan, keberhasilan Pesta Laut perlu dilihat dari dampak yang dirasakan masyarakat setelah kegiatan selesai. Peningkatan pendapatan, keberlanjutan tradisi, dan perkembangan usaha warga menjadi tolok ukur penting selain kemeriahan acara dan jumlah pengunjung.

“Keberhasilan kegiatan bukan semata-mata jumlah pengunjung atau meriahnya panggung, melainkan juga peningkatan pendapatan masyarakat, terjaganya tradisi, dan tumbuhnya manfaat ekonomi bagi pelaku usaha,” tutupnya. (ADV/SLR/Kukar)

Penulis: Farid
Editor: Awan

Berita Lainnya