Utama

Kebakaran di Tenggarong dua anak jadi korban kebakaran di tenggarong kebakaran loa ipuh 

Dua Anak Meninggal Dunia dalam Musibah Kebakaran di Loa Ipuh, Satu Orang Alami Luka Bakar



Kondisi bangunan dan kendaraan  hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran di Jalan Kartini, Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong, Kukar, Rabu (14/10/2026). Kebakaran tersebut menelan dua korban jiwa dan satu orang alami Luka Bakar serta menghanguskan 11 bangunan. (Selasar/Farid)
Kondisi bangunan dan kendaraan hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran di Jalan Kartini, Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong, Kukar, Rabu (14/10/2026). Kebakaran tersebut menelan dua korban jiwa dan satu orang alami Luka Bakar serta menghanguskan 11 bangunan. (Selasar/Farid)

SELASAR.CO, Kutai Kartanegara - Musibah kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Kartini Gang Karya RT 61 dan RT 26, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 23.50 Wita.

Peristiwa tersebut menelan dua korban jiwa, satu orang mengalami luka bakar, dan menghanguskan dua kendaraan roda empat, 10 kendaraan roda dua, serta 11 rumah.

Kapolsek Tenggarong AKP Nahrawi dalam laporan resminya menyampaikan bahwa dua korban meninggal dunia merupakan anak berusia 7 tahun dan 3 tahun.

“Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 11 unit rumah terbakar, dua orang anak meninggal dunia, dan satu orang dewasa mengalami luka bakar,” terangnya.

Nahrawi menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui berasal dari salah satu bangunan rumah warga yang diduga akibat korsleting listrik.

Api kemudian membesar dan merembet ke sejumlah rumah di sekitarnya. Sebagian besar bangunan yang terbakar terbuat dari material kayu sehingga api dengan cepat menjalar ke bangunan rumah sekitarnya.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kukar bersama relawan melakukan pemadaman hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.35 Wita, Rabu (14/10/2026).

Setelah api padam, dilakukan pencarian dan evakuasi terhadap kedua anak yang masih berada di dalam rumah. Pada pukul 03.28 Wita, dua anak tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Sebanyak 11 bangunan terbakar, terdiri atas rumah warga, rumah sewaan, serta asrama atau rumah singgah Kecamatan Tabang yang berada di wilayah RT 61 dan RT 26 Kelurahan Loa Ipuh. Kerugian material sementara diperkirakan mencapai Rp3 miliar.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di rumah saudara Hamri Noor, namun masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Inafis Satreskrim Polres Kutai Kartanegara,” pungkasnya.

 

Penulis: Farid
Editor: Yoghy Irfan

Berita Lainnya