Utama

rudy masud ke singapura rudy masud di singapura gubernur kaltim ke singapura 

Viral Rudy Mas’ud ke Singapura, Diskominfo Bilang Agenda Pemeriksaan Kesehatan



Foto Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud saat tertangkap kamera sedang berada di Singapura. (selasar/IST)
Foto Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud saat tertangkap kamera sedang berada di Singapura. (selasar/IST)

SELASAR.CO, Samarinda - Perjalanan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud ke Singapura ramai diperbincangkan di media sosial. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim menyebut, Gubernur bertolak ke Singapura untuk menjalani pemeriksaan kesehatan atau medical check-up di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Minggu (11/10/2026).

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Ririn Sari Dewi, menjelaskan, perjalanan tersebut dilakukan setelah Rudy melaksanakan sejumlah agenda pemerintahan dan kegiatan politik di beberapa daerah.

Ririn mengatakan, pemeriksaan kesehatan dilakukan karena kondisi fisik Rudy belakangan kurang prima di tengah padatnya agenda sebagai kepala daerah. Pemeriksaan dijadwalkan pada akhir pekan agar tidak mengganggu pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

“Pemeriksaan sengaja dijadwalkan pada akhir pekan agar tidak mengganggu pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan publik,” demikian penjelasan Ririn, Senin (12/10/2026).

Berdasarkan kronologi yang disampaikan Diskominfo Kaltim, Rudy mendampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam orasi ilmiah di Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Balikpapan, pada Kamis (8/10/2026).

Sehari kemudian, Jumat (9/10/2026), Rudy menghadiri peresmian kantor cabang Bank Jatim di Balikpapan.

Pada Sabtu (10/10/2026), Rudy menghadiri agenda Partai Golkar di Bandung dalam kapasitasnya sebagai Ketua Partai Golkar Kaltim. Pada malam harinya, ia disebut bertolak ke Singapura untuk menjalani pemeriksaan kesehatan keesokan hari.

Setelah pemeriksaan di Mount Elizabeth pada Minggu, Rudy berada di Jakarta pada Senin (12/10/2026) siang sebelum kembali ke Balikpapan pada sore hari untuk melanjutkan agenda pemerintahan provinsi.

Klaim Izin Mendagri dan Biaya Pribadi

Terkait perizinan, Ririn menyatakan perjalanan tersebut telah mendapat persetujuan lisan dari Menteri Dalam Negeri. Permohonan tertulis, menurut dia, juga telah disampaikan kepada Kementerian Dalam Negeri secara paralel karena keberangkatan dilakukan pada akhir pekan, ketika hari kerja administrasi sedang libur.

Diskominfo juga menegaskan seluruh biaya perjalanan dan akomodasi Rudy selama berada di Singapura menggunakan dana pribadi, bukan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Meski demikian, penjelasan tersebut merupakan klarifikasi dari pihak Pemprov Kaltim. Rincian mengenai dokumen persetujuan perjalanan dan pembiayaan belum disertakan dalam keterangan yang disampaikan.

Minta Maaf di Tengah Sorotan Publik

Pemprov Kaltim mengakui perjalanan tersebut menjadi perhatian masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menantang dan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membutuhkan penanganan serius.

“Kami memahami perjalanan ini menjadi perhatian publik, terlebih di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang menantang dan situasi kebakaran hutan dan lahan yang memerlukan perhatian serius pemerintah. Kami menyampaikan permohonan maaf jika perjalanan ini menimbulkan pertanyaan, kekecewaan, atau persepsi yang kurang berkenan. Kepekaan dan empati terhadap kondisi masyarakat tetap menjadi perhatian kami,” ucap Ririn.

Pemprov Kaltim, lanjut Ririn, berkomitmen menjaga jalannya pemerintahan, kualitas pelayanan publik, serta penanganan berbagai persoalan daerah, termasuk karhutla.

Penulis: Boy
Editor: Awan

Berita Lainnya