Puisi

Bumiku Menangis

Selasa, 22 Oktober 2019
 

ilustrasi

Bumiku telah diperkosa
mengerang sakit tanah berkubang
meringis dedauan pohon ditebang
hancur bumiku
celaka nasibku

Kolong jembatan bertabur sampah
sungai kolam depan rumah
dangkal lumpur jadi bantal
perahu bersandar

Hujan berkah jadi trauma
jalan pemukiman kolam pancingan
mengalir air deras jadi musibah

Bumiku diperkosa
udara kotor bercambur debu
hutan rusak si cukong berkacak
teriak burung linglung mengangkasa
mati menggelepar korban serakah

Masihkan kau tega perkosa bumi
sedetik semenit bayi
lahir dari rahim pertiwi
pewaris bumi
pewaris hidup
hari-hari.

 

Distriksebrang, 06/04/2017

 

 

 

 

 

Penulis: Redaksi Selasar
Editor: Er Riyadi

 

Berita Lainnya

Sujud di Atas Bantal

Puisi

Warung Kopi dan Anak-anak Mati di Lubang Tambang

Cerpen