Ragam

Jangan Panik, Wal! Telepon 112 untuk Konsultasi soal Corona



Jangan Panik, Wal! Telepon 112 untuk Konsultasi soal Corona
Ilustrasi Corona Virus, Pixabay

SELASAR.CO, Samarinda – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Samarinda mengambil langkah seiring diumumkannya dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang positif terinfeksi virus corona (Covid-19) oleh Presiden Joko Widodo. Langkah-langkah itu dilakukan sebagai kesiapsiagaan Samarinda menghadapi wabah virus tersebut.

“Sebenarnya pemerintah kita sudah punya jejaring surveilans untuk penyakit-penyakit menular. Kita sudah bekerja sesuai SOP apabila ada penyebaran corona terutama di Kaltim,” ujar Plt Kepala DKK Samarinda, dr Ismid Kusasih, Selasa (3/3/2020).

Pasca-pengumuman yang dilakukan oleh Presiden baru-baru ini, Ismid pun mengaku hari ini telah menyurati fasilitas kesehatan tingkat dasar hingga rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta untuk bersiaga. “Kita besok juga akan mengadakan rapat untuk melakukan kesiapsiagaan corona,” tambahnya.

Maraknya informasi yang beredar di jejaring sosial, Ismid meminta masyarakat Samarinda tidak panik menghadapi kasus ini. Menurutnya, Covid-19 merupakan penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya.

“Covid (19) adalah penyakit virus, dia termasuk self limiting disease, jadi bisa sembuh sendiri dieliminasi dengan pertahanan tubuh yang baik. Seperti penyakit-penyakit virus lainnya, jadi kita menyikapinya jangan panik,” jelasnya.

Oleh karena itu, Ismid meminta masyarakat lebih mendengarkan apa yang telah disosialisasikan oleh pemerintah. Juga masukan dari dokter-dokter yang paham mengenai kasus ini.

Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) DKK Samarinda, dr Osa Rafshodia menambahkan, Samarinda memiliki pengalaman menghadapi KLB Difteri. Saat itu wabah yang disebabkan oleh bakteri itu dapat diatasi dalam kurun waktu cukup singkat hanya dalam kurun waktu tiga minggu. Hal itu membuat pihaknya percaya dapat menghadapi kasus Covid-19 ini dengan baik.

Bentuk kesiapsiagaan, kata Osa, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan Dinas Kominfo. Hal itu agar masyarakat dapat mendapatkan informasi mengenai virus ini dengan benar, sehingga tidak termakan isu yang tidak benar atau hoax.

“Warga yang ingin tahu tentang covid-19 bisa menelepon ke 112, tenaganya sudah kita latih,” pungkasnya.

Penulis: Fathur
Editor: Awan

virus-corona suspect-covid-19 covid-19 dinas-kesehatan-kota 

Berita Lainnya