Utama

Klaster Agen Pelayaran transmisi lokal positif corona 

Lima Positif Corona di Samarinda Hari Ini Semua dari Makassar



Ilustrasi kawasan pelabuhan Samarinda. Sumber foto: Istimewa
Ilustrasi kawasan pelabuhan Samarinda. Sumber foto: Istimewa

SELASAR.CO, Samarinda - Dinas Kesehatan Kaltim melakukan perubahan nama terhadap klaster baru yang terjadi di Samarinda hari ini. Dari yang sebelumnya dinamai Klaster Agen Pelayaran 1 dan 2, menjadi pelaku perjalanan dari Makassar.

Hal ini dilakukan Dinkes Kaltim mengingat penamaan Klaster Agen Pelayaran 1 dan 2, lebih mengarah kepada proses penularan yang terjadi di Samarinda (transmisi lokal). Sementara dalam situasi yang sebenarnya, pasien yang terkonfirmasi positif di Samarinda hari ini, merupakan pelaku perjalanan dari Makassar. Sehingga kasusnya merupakan kasus kiriman dari luar daerah Kaltim. Andi pun meminta maaf karena adanya kesalahpahaman dirinya dengan stafnya, sehingga menyebabkan kesalahan dalam pengelompokan kasus ini.

“Karena kalau kita menyebutnya Klaster Agen Pelayaran, berarti terjadinya di Samarinda, kasus ini sebenarnya pelaku perjalanan dari Makassar,” jelas Andi.

Seperti diketahui pada hari ini Samarinda mengalami penambahan lima kasus positif baru, yang seluruhnya merupakan kasus kiriman dari Makassar. Andi pun menjabarkan bahwa lima kasus ini berasal dari dua kelompok perjalanan yang berbeda. Untuk kelompok perjalanan pertama terdiri dari tiga orang. Mereka adalah staf perusahaan pelayaran yang sebelumnya pada 2 Juni 2020 datang dari Makassar. Pada 3 Juni 2020 dilakukan screening awal oleh KKP Samarinda dengan RDT reaktif, yang dilanjutkan dengan pemeriksaan IFA positif. Tanggal 4 Juni dilakukan tes swab dengan hasil positif. Diisolasi sejak tanggal 6 Juni 2020, dan sekarang menjalani perawatan di RS Karantina Covid-19 Samarinda.

“Sementara kelompok kedua terdiri dari dua orang yang merupakan staf perusahaan keagenan pelayaran, yang melayani kapal dalam negeri di Makassar dan baru pulang ke Samarinda. Pada 3 Juni 2020 dilakukan screening awal oleh KKP Samarinda dengan RDT reaktif, yang dilanjutkan dengan pemeriksaan IFA positif. Tanggal 4 Juni dilakukan swab dengan hasil positif. Diisolasi sejak tanggal 6 Juni 2020, sekarang ada di RS Karantina Covid-19 Samarinda,” pungkasnya.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya