Ragam

Astra Credit Companies Mobil listrik kaltim ACC carnival 

Persaingan Pembiayaan Otomotif Memanas, ACC Carnival Incar Konsumen Samarinda Lewat Skema DP 20 Persen



Pameran berbagai merk mobil di Samarinda Square Mall. Foto: Selasar/Boy
Pameran berbagai merk mobil di Samarinda Square Mall. Foto: Selasar/Boy

SELASAR.CO, Samarinda – Industri pembiayaan otomotif di Kalimantan Timur terus memacu penyaluran kredit pada awal kuartal kedua tahun ini. Salah satu pemain besar, Astra Credit Companies (ACC), mulai menggarap pasar lokal secara agresif dengan menggelar pameran tematik di Samarinda Square Mall, Sabtu (18/4/2026).

Dalam ajang bertajuk ACC Carnival ini, perusahaan pembiayaan tersebut berupaya menggaet debitur baru melalui skema uang muka (down payment) mulai 20 persen. Langkah ini dilakukan di tengah ketatnya persaingan suku bunga kredit kendaraan bermotor yang ditawarkan perbankan maupun perusahaan multifinansial lainnya.

Strategi Lintas Merek dan Mobil Listrik

Berbeda dengan pameran tunggal, ajang ini menggabungkan berbagai merek di bawah payung pembiayaan yang sama. Nama-nama besar seperti Toyota, Daihatsu, Mitsubishi, hingga pendatang baru di pasar mobil listrik, BYD, dihadirkan untuk memberikan pilihan komparatif bagi calon pembeli.

Area Manager Sales ACC Kalimantan, Willy Winardi, menyebutkan bahwa model kolaborasi antarmerek sengaja dilakukan untuk menciptakan ekosistem belanja dalam satu pintu (one stop shopping). Menurutnya, hal ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin membandingkan berbagai tipe kendaraan di satu lokasi.

"Masyarakat dapat memilih kendaraan dari berbagai tipe dengan penawaran bunga yang kompetitif," ujar Willy.

Perluasan Portofolio Kredit

Selain otomotif, penyedia jasa finansial ini terpantau mulai mendiversifikasi produk kreditnya ke sektor nonkendaraan melalui layanan pembiayaan multiguna. Portofolio yang ditawarkan mencakup pembiayaan renovasi rumah, pendidikan, hingga biaya pendaftaran haji.

Pameran ini juga menyisipkan layanan publik seperti gerai Samsat untuk pengurusan dokumen kendaraan (SIM/STNK). Kehadiran layanan pemerintah di tengah pameran swasta ini disinyalir sebagai upaya meningkatkan trafik kunjungan masyarakat ke area komersial.

Untuk menarik kerumunan, penyelenggara memanfaatkan momentum akhir pekan dengan berbagai aktivitas tambahan seperti kompetisi bakat anak dan senam bersama, yang diharapkan mampu mendongkrak angka pengajuan kredit selama dua hari penyelenggaraan.

Langkah pameran multiproduk ini menunjukkan strategi multifinansial untuk tetap relevan di tengah pergeseran minat konsumen otomotif, terutama dengan masuknya merek-merek mobil listrik baru ke pasar Samarinda.

 

Penulis: Redaksi Selasar
Editor: Yoghy Irfan

Berita Lainnya