Ragam
Ekonomi Hijau Bulungan Ekonomi Hijau  Kalimantan Industrial Park Pemkab Bulungan 
Transformasi Ekonomi Hijau Bulungan melalui Kalimantan Industrial Park
SELASAR.CO, Jakarta — Kabupaten Bulungan mendapat pengakuan nasional setelah meraih penghargaan Top Regency in Strategic Economic Acceleration & Green Investment pada National Governance Awards 2026. Penghargaan ini menegaskan keberhasilan daerah mengintegrasikan akselerasi ekonomi dengan prinsip keberlanjutan lingkungan melalui pengembangan Kalimantan Industrial Park Indonesia (Tanah Kuning–Mangkupadi).
Kawasan industri Tanah Kuning–Mangkupadi menjadi pusat hilirisasi yang mengedepankan teknologi bersih, efisiensi sumber daya, dan pengelolaan lingkungan yang ketat, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas dan berkelanjutan.
Pengembangan kawasan industri di Bulungan dirancang untuk menambah nilai produk lokal melalui proses hilirisasi, sekaligus menerapkan standar lingkungan seperti pengolahan limbah terpadu, penggunaan energi terbarukan pada skala industri, dan pengendalian emisi. Hasilnya, selain peningkatan PDRB, ada indikator sosial yang membaik: penyerapan tenaga kerja lokal meningkat dan angka kemiskinan menunjukkan tren penurunan bertahap.
Bupati Bulungan, Syarwani, menekankan penghargaan tersebut adalah buah kerja kolektif.
Berita Terkait
“Pertama, atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bulungan, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Metro TV yang telah memberikan apresiasi… dan tentu pencapaian apresiasi yang diberikan pada malam hari ini bukan raihan Bupati Bulungan, tapi adalah prestasi dari seluruh masyarakat Kabupaten Bulungan.”
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bulungan, Ismail mengatakan bahwa perencanaan kawasan industri dilengkapi studi lingkungan dan sistem pemantauan berkala.
“Kami mewajibkan setiap investor menerapkan teknologi pengolahan limbah dan audit lingkungan berkala. Tanpa itu, izin operasional tidak akan diberikan,” ujar Ismail, pada Selasa (24/4/2026).
Seorang akademisi lingkungan dari universitas regional menilai model Bulungan dapat menjadi rujukan bagi daerah lain.
“Integrasi hilirisasi dengan standar lingkungan adalah kunci agar pertumbuhan tidak mengorbankan ekosistem. Bulungan menunjukkan bahwa investasi hijau bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata akademisi tersebut.
Keberhasilan Bulungan menunjukkan bahwa pembangunan kawasan industri tidak harus identik dengan degradasi lingkungan. Dengan regulasi yang tegas, insentif untuk teknologi bersih, dan keterlibatan masyarakat, kawasan industri dapat menjadi motor ekonomi hijau. Tantangan ke depan adalah memastikan implementasi standar lingkungan konsisten seiring bertambahnya investor..
Penghargaan Metro TV menjadi pengakuan atas upaya Bulungan menggabungkan akselerasi ekonomi dan perlindungan lingkungan. Bupati menegaskan penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus memperkuat kebijakan hijau dan hilirisasi yang inklusif. (ADV-SLR-Bulungan)
Penulis: Redaksi Selasar
Editor: Yoghy Irfan

