Utama
aws minta maaf rsud aws permohonan maaf aws skorsing dokternya cathlab rsud aws kawat tertinggal kawat tertinggal pasca operasi 
Terkait Kawat Tertinggal di Tubuh Pasien, RSUD AWS Minta Maaf dan Skorsing 6 Bulan Dokternya
SELASAR.CO, Samarinda - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) Samarinda menyampaikan permohonan maaf dan simpati kepada keluarga pasien EW atas kejadian yang menjadi perhatian publik terkait tindakan medis pemasangan stent jantung.
Humas RSUD AWS Samarinda, dr. Arysia Andhina, menjelaskan bahwa pihak rumah sakit telah melakukan tiga kali pertemuan dengan keluarga pasien untuk membahas persoalan tersebut secara langsung. Pertemuan terakhir berlangsung pada Jumat, 29 Mei 2026, sekitar pukul 15.00 Wita di ruang direktur RSUD AWS.
Dalam pertemuan itu, keluarga pasien yang terdiri dari anak dan kerabat lainnya diterima oleh jajaran direksi serta perwakilan dewan pengawas RSUD AWS. Pihak rumah sakit memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah yang telah diambil oleh manajemen, termasuk penghentian sementara kewenangan tindakan intervensi selama enam bulan terhadap dokter penanggung jawab pasien EW.
“Pada pertemuan ini keluarga telah mendengarkan penjelasan dari plt direktur AWS terkait tindakan yang sudah diambil oleh pihak rumah sakit, yaitu penghentian kewenangan sementara untuk tindakan intervensi selama 6 bulan,” jelas dr. Arysia Andhina kepada Selasar pada hari ini, Sabtu (30/5/2026).
Langkah tersebut, menurut pihak rumah sakit, merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen untuk memastikan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur medis serta peningkatan transparansi pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, pihak rumah sakit juga membuat laporan kasus ini kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) kaltim untuk tindakan lebih lanjut.
“Rumah sakit juga membuat laporan kasus ini ke Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim,” pungkasnya.
Sebagai informasi kepada pembaca, kasus ini berawal dari tindakan medis terhadap pasien EW di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda pada 19 Februari 2026. Setelah menjalani operasi pemasangan ring jantung, pasien masih mengeluhkan nyeri dada. Saat dibawa ke Mount Elizabeth Novena Hospital, Singapura, dokter menemukan sisa kawat (wire) terputus pasca prosedur (PCI) sebelumnya di Cathlab RSUD AWS.
Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

