Utama
pelantikan eselon II pemprov kaltim hari ini  pelantikan kadinkes kaltim pelantikan kadinsos kaltim 3 pejabat rsud kaltim yang baru 
Rotasi Pejabat Pemprov Kaltim Bergulir, Gubernur Mas’ud: untuk Penyegaran dan Isi Jabatan Kosong
SELASAR.CO, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali melakukan rotasi sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Kaltim. Perubahan posisi tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis di sektor kesehatan, sosial, pendapatan daerah, hingga manajemen rumah sakit.
Rotasi berlangsung di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (28/9/2026). Sejumlah pejabat yang mendapat penugasan baru antara lain Andi Muhammad Ishak, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial, kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kaltim.
Posisi Kepala Dinas Sosial kemudian ditempati dr. Jaya Mualimin, yang sebelumnya merupakan Kepala Dinas Kesehatan.
Sementara itu, Dasmiah, yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat, dipercaya memimpin Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltim.
Pada jajaran rumah sakit, dr. Ariesanty Irawaty Marhabang ditugaskan sebagai Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Rosjidah Rahmawati menjadi Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD AWS.
Sedangkan dr. Nurliana Adriati Noor mendapat penugasan sebagai Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mengatakan rotasi tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya mempercepat pengisian sejumlah posisi yang dibutuhkan untuk mendukung kinerja pemerintahan.
Menurut Rudy, proses administrasi untuk pengisian jabatan membutuhkan waktu, sementara sejumlah posisi harus segera diisi agar roda organisasi dapat berjalan optimal.
“Masih banyak yang akan dilaksanakan penyegaran. Karena proses administrasi kalau terlalu lama, sementara kita sudah membutuhkan untuk organisasi,” ujar Rudy.
Ia menyebut kebutuhan pengisian jabatan juga mencakup posisi wakil direktur rumah sakit dan sejumlah jabatan lainnya.
Ketika ditanya apakah rotasi tersebut berkaitan dengan isu transparansi anggaran di lingkungan Pemprov Kaltim, Rudy menepis anggapan bahwa pergeseran jabatan dilakukan karena persoalan tertentu.
Menurutnya, rotasi merupakan bagian dari manajemen aparatur sipil negara (ASN), baik untuk penyegaran maupun memberikan kesempatan pengembangan karier.
“Kita laksanakan satu penyegaran. Yang kedua, untuk mendapatkan satu wawasan dan juga memberikan kesempatan kepada ASN kita dalam melaksanakan karier,” katanya.
Rudy juga menegaskan rotasi pejabat tidak hanya akan terjadi di sektor kesehatan. Ia menyebut masih ada sejumlah jabatan di perangkat daerah lain yang akan mengalami penyesuaian, termasuk Inspektorat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Ini masih ada yang belum, pendidikan, masih Inspektorat dan macam-macam. Nanti termasuk juga di PUPR,” ujarnya.
Menurut Rudy, pengisian jabatan juga mempertimbangkan kebutuhan organisasi, termasuk posisi yang kosong serta kebutuhan tenaga kesehatan.
“Satu, banyak nakes. Dua, juga ada yang kosong-kosong kita isi,” pungkasnya.
Dengan demikian, rotasi pejabat yang dilakukan Senin ini belum menjadi rangkaian terakhir. Pemprov Kaltim masih membuka kemungkinan adanya penyegaran dan pengisian jabatan pada sejumlah perangkat daerah lainnya.
Diketahui, masih ada 14 posisi jabatan eselon II yang kosong di lingkungan Pemprov Kaltim:
- Asisten III Setdaprov Kaltim
- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)
- Kepala Dinas Perkebunan (Disbun)
- Kepala Biro Adpim Setdaprov Kaltim
- Kepala Kesbangpol Kaltim
- Kepala Biro Umum Setdaprov Kaltim
- Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)
- Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)
- Kepala Biro POD Setdaprov Kaltim
- Kepala Dinas Kehutanan (Dishut)
- Kepala Biro Barang dan Jasa (Barjas)
- Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim
- Sekretaris DPRD Kaltim
- Direktur RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda
Penulis: Boy
Editor: Yoghy Irfan

