Kutai Kartanegara

Program Prioritas di Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar Pemkab Kukar 

Disdikbud Kukar Jalankan Lima Program Prioritas di Bidang Kebudayaan



Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, M. Saidar. (Selasar/Farid)
Kabid Kebudayaan Disdikbud Kukar, M. Saidar. (Selasar/Farid)

SELASAR.CO, Kutai Kartanegara - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki lima program prioritas di bidang kebudayaan, mulai dari pengelolaan kebudayaan hingga permuseuman.

Kepala bidang (Kabid) Kebudayaan Disdikbud Kukar, M. Saidar, menyebutkan lima program yang menjadi bagian dari bidang kebudayaan.

Program tersebut meliputi pengelolaan kebudayaan, kesenian tradisional, pelestarian sejarah, permuseuman, serta pengelolaan permuseuman. Salah satu kegiatan yang dijalankan dalam bidang ini adalah ekspresi budaya di ruang publik.

“Di bidang kebudayaan, terdapat lima program, yaitu program pengelolaan kebudayaan, kesenian tradisional, pelestarian sejarah, permuseuman, serta pengelolaan permuseuman,” ujar Saidar, Sabtu (24/10/2026).

Selain lima program tersebut, Disdikbud Kukar melaksanakan kegiatan ekspresi budaya yang mendukung program Bupati. Kegiatan ini telah berjalan selama beberapa tahun dan melibatkan komunitas seni di Tenggarong serta wilayah sekitarnya.

Pelaksanaannya dilakukan di ruang publik agar aktivitas seni dan budaya dapat berlangsung di tengah masyarakat.

“Salah satu kegiatan yang mendukung program Bupati adalah ekspresi budaya. Karena itu, kami merencanakan kegiatan ekspresi budaya yang dilaksanakan di ruang publik,” kata Saidar.

Kegiatan ekspresi budaya menjadi salah satu bentuk aktivitas kebudayaan yang melibatkan komunitas lokal.

Mengenai tempat pelaksanaannya antara lain, berlangsung di Taman Musik di Tenggarong dan di Kecamatan Loa Kulu.

Terkait kegiatan itu, diketahui memperoleh bantuan anggaran dari bidang sejarah Disdikbud Kukar, sedangkan di Loa Kulu mendapat dukungan pemerintah desa.

“Kegiatan ini sudah berjalan selama beberapa tahun. Jadi, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan komunitas-komunitas yang ada di Tenggarong dan sekitarnya,” tutupnya. (ADV/SLR/Kukar)

Penulis: Farid
Editor: Awan

Berita Lainnya