Kutai Timur
Kominfo Kutim 
Pemkab Kutim Harap MUKI Jadi Garda Terdepan Jaga Kerukunan dan Toleransi Antar Umat Beragama
SELASAR.CO, Sangatta - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) menyambut hangat dan menaruh harapan besar kepada Dewan Pengurus Daerah Majelis Umat Kristen Indonesia (DPD MUKI) Kutai Timur periode 2026–2030 yang baru saja dilantik.
Pemkab menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan MUKI sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan, toleransi, serta mendukung pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkarakter.
Acara pelantikan berlangsung khidmat pada Rabu (26/11/2025) di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutai Timur, Bukit Pelangi. Secara resmi mengukuhkan kepengurusan baru yang dipimpin oleh Pdt. Jerim Apul, S.Th didampingi, Pdt. Benyamin, S.Th., M.Pd sebagai Sekretaris, dan Sanua, S.Sos sebagai Bendahara.
Mewakili Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Staf Ahli Pemkab Kutim, Dr. M. Idris Syam menyampaikan selamat dan menekankan bahwa periode kepengurusan baru ini adalah momentum strategis.
Berita Terkait
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, saya menyampaikan selamat. Semoga amanah yang diberikan dapat menjadi ladang pengabdian untuk kemajuan umat, bagi bangsa, dan negara," ucap Dr. Idris Syam dalam sambutannya.
Dr. Idris Syam menjelaskan bahwa MUKI selama ini telah menjadi mitra penting pemerintah dalam mewujudkan visi Kutai Timur Mandiri dan Berdaya Saing. Ia menegaskan bahwa peran MUKI melampaui organisasi keagamaan, karena juga menjadi wadah pelayanan sosial dan kebangsaan.
"Kami meyakini bahwa kerukunan bukanlah sesuatu yang hadir secara otomatis, tetapi lahir dari kerja keras dan komitmen seluruh elemen masyarakat, termasuk para pemuka agama dan organisasi keagamaan," tambahnya.
Menghadapi dinamika sosial, khususnya di era digital yang rentan provokasi, Pemkab memberikan tujuh harapan dan mandat prioritas kepada DPD MUKI Kutim yang baru. Mulai dari peningkatkan pelayanan umat, sinergi program, garda terdepan toleransi, meningkatkan bakti sosial tanpa membedakan suku, ras, serta menghadirkan organisasi yang transparan dan dapat dipercaya.
Turut hadir dalam pelantikan ini antara lain perwakilan dari Kodim 0909/KTM dan Polres Kutim, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kutim H. Dr. Ismaun Sirma, serta Bimas Kristen Napolimin, serta undangan lannya.
Menutup sambutannya, Dr. Idris Syam menegaskan komitmen Pemkab Kutim untuk terus memberikan dukungan dan ruang kolaborasi. "Sinergi pemerintah dan masyarakat adalah kunci untuk memastikan pembangunan berjalan inklusif dan berkeadilan bagi semua," tutupnya.
Penulis: Bonar
Editor: Awan

