Utama
pln samarinda berita pln pln kaltim 
Perkuat Jaringan Interkoneksi Kaltim–Kalsel, PLN Bangun Line Bay GI Grogot
SELASAR.CO, Samarinda - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) tengah mengebut pembangunan Extension 2 Line Bay Gardu Induk (GI) 150 kV Grogot yang mengarah ke GI Sei Durian di Kabupaten Paser. Proyek infrastruktur ini ditargetkan dapat memperkuat keandalan pasokan listrik interkoneksi antara wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.
Proses konstruksi di lapangan dilaporkan sudah berjalan sejak 11 Mei 2026 lalu. Saat ini, pengerjaan proyek telah memasuki tahapan pembangunan jalur pendukung instalasi kabel, yang dilakukan secara paralel dengan penarikan serta penyambungan kabel di area gardu induk.
Seluruh pengerjaan fisik proyek ini digarap oleh KSO Usaha Bakti Perkasa–PT Mahameru Energi Semesta, dengan pengawasan langsung di bawah PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 1 (PLN UPP KLT 1).
Manager PLN UPP KLT 1, I Made Gita Prawira, menegaskan bahwa seluruh tahapan pengerjaan di lapangan dipantau secara ketat agar memenuhi standar kualitas dan keamanan yang telah ditetapkan korporasi.
Berita Terkait
“Setiap tahapan pekerjaan kami pastikan berjalan sesuai standar PLN, baik dari sisi mutu, ketepatan waktu, maupun aspek keselamatan kerja. Pengawasan dilakukan secara konsisten agar pekerjaan di lapangan berjalan aman dan optimal,”** ujar Gita.
Sementara itu, General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menjelaskan bahwa penambahan line bay ini memiliki peran krusial bagi kelancaran dan fleksibilitas penyaluran daya listrik lintas provinsi di Pulau Kalimantan.
“Infrastruktur ini akan mendukung fleksibilitas penyaluran tenaga listrik antara Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan sehingga sistem menjadi lebih andal dan stabil,” kata Basuki.
Ia menambahkan, line bay tersebut nantinya akan mengintegrasikan jalur interkoneksi tiga gardu induk secara berantai, yakni GI Grogot, GI Sei Durian, hingga GI Tarjun. Langkah integrasi ini diproyeksikan mampu meningkatkan efisiensi distribusi daya sekaligus meminimalkan potensi gangguan pemadaman pada jaringan transmisi utama.
“Dengan sistem yang semakin terhubung, kualitas pasokan listrik kepada masyarakat dan sektor pembangunan di Kalimantan diharapkan semakin baik, “pungkasnya.
Penulis: Boy
Editor: Yoghy Irfan

