Paser

Pemkab Paser 

Perbaikan Jalan Rantau Buta–Rantau Layung Dilakukan Bertahap hingga 2027



SELASAR.CO, PASER – Pemerintah Kabupaten Paser terus mempercepat peningkatan akses jalan menuju wilayah pedalaman. Salah satu infrastruktur yang menjadi perhatian pemerintah daerah ialah jalan poros yang menghubungkan jalan utama dengan Desa Rantau Buta dan Desa Rantau Layung.

Rencana perbaikan jalan tersebut disampaikan Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli, setelah meresmikan Jembatan Sei Kasungai pada Senin, 1 Juni 2026. Pembangunan ini diarahkan untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat sekaligus memperlancar mobilitas menuju dua desa tersebut.

Saat ini, jalan poros utama menuju Desa Rantau Buta masih memiliki bagian sepanjang 3,7 kilometer yang belum ditangani menggunakan konstruksi rigid beton. Pemerintah daerah akan mengerjakan ruas tersebut secara bertahap sesuai dengan perencanaan anggaran pembangunan.

“Pada tahun 2026 ini, kita akan kerjakan sepanjang 700 meter terlebih dahulu,” kata Bupati Fahmi.

Sementara itu, sisa ruas jalan ditargetkan selesai seluruhnya pada 2027. Pemerintah Kabupaten Paser merencanakan penyelesaian tersebut melalui skema proyek tahun jamak atau multi-years.

Bupati juga menanggapi aspirasi masyarakat mengenai akses sepanjang 22 kilometer yang menghubungkan Desa Rantau Buta dengan Desa Rantau Layung. Warga mengusulkan pembangunan dua jembatan tambahan untuk mendukung kelancaran perjalanan pada jalur tersebut.

Pemerintah Kabupaten Paser akan menindaklanjuti usulan pembangunan dua jembatan itu. Untuk mempercepat pelaksanaannya, pemerintah daerah juga membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta.

Salah satu perusahaan yang diharapkan dapat berkontribusi ialah PT Kideco Jaya Agung. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung pembangunan fasilitas publik dan memperkuat konektivitas masyarakat di wilayah Rantau Buta dan Rantau Layung.

Penulis: Redaksi Selasar
Editor: Awan

Berita Lainnya