Olahraga
berita olahraga kaltim koni kaltim 
KONI Kaltim Respons Keluhan Atlet Hoki, Salurkan Bantuan Mesin Pemotong Rumput
SELASAR.CO, Samarinda - Keluhan atlet hoki Kalimantan Timur terkait kondisi lapangan di kawasan Gelanggang Olahraga (Gelora) Kadrie Oening mulai mendapat respons. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim menyerahkan satu unit mesin pemotong rumput untuk menunjang perawatan lapangan yang selama ini dikeluhkan karena rumputnya tumbuh terlalu tinggi.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Ketua Umum KONI Kaltim, Anderiy Syachrum, didampingi Ketua Harian Nidya Listyono, Sekretaris Abdul Muis, dan Bendahara Siti Astridya, Senin (20/7/2026) sore. Mesin pemotong rumput yang berasal dari program tanggung jawab sosial (CSR) salah satu perusahaan swasta di Samarinda itu diterima Pelatih Hoki Putri Kaltim sekaligus Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Federasi Hoki Indonesia (FHI) Kaltim, Norma Yunita.
Anderiy mengatakan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi yang disampaikan pelatih dan atlet mengenai kondisi lapangan yang dinilai sudah mengganggu program latihan.
"Setelah kami melihat langsung kondisinya, memang rumput lapangan sudah cukup tinggi sehingga perlu segera dilakukan penataan agar latihan atlet bisa kembali optimal," ujarnya.
Berita Terkait
Menurutnya, penyediaan sarana pendukung perawatan lapangan merupakan langkah awal untuk memastikan fasilitas latihan tetap terjaga, terutama menjelang agenda pertandingan yang akan diikuti atlet Kaltim.
Norma Yunita mengungkapkan, sebelum bantuan itu datang, atlet sempat kesulitan berlatih karena kondisi lapangan tidak memungkinkan digunakan secara maksimal. Bahkan, beberapa sesi latihan harus dipindahkan ke lintasan lari di area Gelora Kadrie Oening.
"Kondisi rumput yang terlalu tinggi cukup mengganggu latihan. Kami sempat menggunakan area lain agar program latihan tetap berjalan," katanya.
Lapangan hoki di Gelora Kadrie Oening juga diproyeksikan menjadi venue cabang olahraga hoki pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026. Meski Kabupaten Paser ditetapkan sebagai tuan rumah, pertandingan hoki direncanakan berlangsung di Samarinda karena belum tersedianya lapangan sesuai standar di Paser.
Selain membantu perawatan lapangan, KONI Kaltim juga mulai menjajaki peningkatan kualitas fasilitas olahraga tersebut. Anderiy mengatakan pihaknya tengah berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan lapangan hoki berstandar nasional.
Ia menjelaskan, berdasarkan masukan dari Federasi Hoki Indonesia, lapangan pertandingan saat ini idealnya sudah menggunakan rumput sintetis yang dipasang di atas konstruksi beton sehingga memenuhi standar kompetisi nasional.
"Kami akan berupaya mencari dukungan dari berbagai pihak agar fasilitas latihan atlet bisa ditingkatkan secara bertahap. Prestasi atlet harus diimbangi dengan sarana yang memadai," katanya.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Kaltim, Nidya Listyono, mengatakan kepengurusan baru tengah melakukan pendataan kebutuhan seluruh cabang olahraga di Kalimantan Timur. Dalam beberapa pekan ke depan, pengurus dijadwalkan mengunjungi lokasi latihan atlet untuk memetakan persoalan yang dihadapi masing-masing cabang olahraga.
"Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan sehingga solusi yang diberikan benar-benar sesuai kebutuhan atlet dan pelatih," ujarnya.
Sementara itu, Norma Yunita mengapresiasi perhatian yang diberikan KONI Kaltim. Menurutnya, kehadiran pengurus baru serta tindak lanjut terhadap kebutuhan atlet menjadi dorongan positif bagi tim hoki yang tengah mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan nasional.
"Perhatian seperti ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan prestasi dan mempersiapkan diri menghadapi agenda-agenda penting ke depan," tuturnya.
Penulis: Boy
Editor: Yoghy Irfan

