Ragam

DLH Bulungan 

DLH Bulungan Perkuat Pengawasan Kebun Raya Bunda Hayati, Lindungi Koleksi Tanaman Konservasi



SELASAR.CO, Bulungan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bulungan memperkuat pengawasan di kawasan Kebun Raya Bunda Hayati. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga koleksi tanaman sekaligus memastikan kawasan tetap berfungsi sebagai ruang terbuka hijau dan lokasi konservasi.

Kepala DLH Kabupaten Bulungan, Ismail, S.Hut., mengatakan pengawasan dilakukan secara aktif dengan melibatkan petugas DLH. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengantisipasi aktivitas yang tidak berkepentingan di kawasan tersebut.

“Pengawasan tentu. Salah satu penempatan kita, kita aktif di sini sebenarnya. DLH aktif, juga kita kerja sama dengan Satpol PP. Bagi yang tidak berkepentingan, kita identifikasi kegiatannya apa dan sebagainya,” kata Ismail.

Menurutnya, pengawasan penting dilakukan karena Kebun Bunda Hayati tidak sekadar menjadi ruang terbuka hijau, tetapi juga berfungsi sebagai kawasan konservasi berbagai jenis tanaman.

Pengembangan kawasan tersebut dilakukan melalui dua pendekatan. Pertama, mempertahankan tanaman yang tumbuh secara alami atau melalui proses suksesi alami. Kedua, menambah jenis tanaman dari luar kawasan untuk memperkaya koleksi.

“Sebelah kiri masuk itu suksesi alami. Itulah tanaman yang kita pelihara. Jadi di sini ada suksesi alami yang tumbuh dari berbagai jenis yang ada, dan kita juga mengadakan dari luar,” jelasnya.

Ismail menjelaskan, penambahan tanaman dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan koleksi. DLH tidak ingin satu jenis tanaman mendominasi kawasan sehingga mengurangi ruang bagi jenis lainnya.

Karena itu, jumlah tanaman dari jenis tertentu dapat dibatasi untuk memberikan ruang bagi penambahan jenis tanaman lain. Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan keragaman koleksi di kawasan konservasi.

“Kalau misalnya jenis buahnya sampai 30, kita kurangi untuk memberikan ruang yang lain. Jadi kita perkaya jenis di sini, itu intinya,” ujarnya.

Selain menjaga koleksi tanaman, pengawasan juga diperlukan untuk memastikan kawasan tetap terpelihara dan dapat menjalankan fungsi konservasi dalam jangka panjang.

DLH Bulungan berharap Kebun Bunda Hayati terus berkembang sebagai kawasan yang mampu menjaga keberadaan berbagai jenis tanaman, sekaligus memberikan manfaat sebagai ruang terbuka hijau, sarana edukasi, dan lingkungan bagi masyarakat.

(**)

Penulis: Redaksi Selasar
Editor: Awan

Berita Lainnya