Kutai Kartanegara
Dispora Kukar  Pemkab Kukar 
Dispora Kukar Gelar Pelatihan Dasar Atletik, Siapkan Pelatih dan Jaring Talenta Baru
SELASAR.CO, Kutai Kartanegara - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar pelatihan dasar pelatih atletik yang diikuti 20 peserta di Ballroom Hotel Grand Elty Singgasana, Senin (19/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) olahraga sekaligus memperkuat pembinaan atletik dan menjaring bibit atlet potensial di berbagai kecamatan.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan pelatihan tersebut penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan atletik seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap olahraga lari, khususnya di Kota Tenggarong.
Menurutnya, perkembangan tersebut perlu dimanfaatkan untuk mengarahkan generasi muda agar mampu meraih prestasi di bidang olahraga.
Berita Terkait
“Kami menganggap pelatihan ini penting dan wajib dilaksanakan sebagai upaya memperkuat cabang olahraga atletik. Perkembangan atletik di daerah kita saat ini luar biasa,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tingginya minat masyarakat terhadap olahraga atletik belum sepenuhnya didukung ketersediaan pelatih yang memadai dan sesuai standar.
Karena itu, peningkatan kapasitas pelatih menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan pembinaan berjalan lebih terarah dan mampu menghasilkan atlet berprestasi.
Aji Ali menyebutkan, peserta pelatihan berasal dari sejumlah kecamatan di Kukar, di antaranya Sangasanga, Marangkayu, Kota Bangun, dan Muara Muntai.
Ia berharap para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di wilayah masing-masing sekaligus berperan aktif menemukan dan membina talenta-talenta baru di bidang atletik.
“Kami berharap para peserta yang mengikuti pelatihan ini nantinya dapat menjadi pelatih di wilayah masing-masing sekaligus menemukan potensi dan talenta-talenta baru di bidang atletik,” katanya.
Menurutnya, salah satu tantangan pembinaan atletik di Kukar adalah masih minimnya atlet pada nomor-nomor lapangan, seperti lempar lembing, tolak peluru, dan lempar cakram. Jumlah atlet pada nomor tersebut masih terbatas sehingga diperlukan upaya lebih serius untuk melakukan pencarian dan pembinaan bakat sejak dini.
Berbeda dengan nomor lapangan, atlet untuk nomor lari relatif lebih mudah ditemukan, mulai dari lari jarak pendek atau sprint 100 meter, estafet, hingga lari jarak jauh.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Dispora Kukar agar pembinaan atletik mampu mengembangkan potensi atlet di nomor-nomor lapangan.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap dapat dilakukan pemetaan dan pencarian bakat-bakat baru, terutama untuk nomor-nomor lapangan,” pungkasnya. (ADV/SLR/Kukar)
Penulis: Farid
Editor: Awan

