Kutai Kartanegara
Dispora Kukar  Pemkab Kukar 
Aji Ali Husni Hadiri Pelantikan Pengurus PASI Kukar, Dorong Atletik Masuk Ekstrakurikuler Sekolah
SELASAR.CO, Kutai Kartanegara - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Aji Ali Husni, menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kukar di Ballroom Hotel Grand Elty Singgasana, Senin (19/10/2026).
Kepengurusan baru yang dipimpin Sopan Sopian, yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Kukar, diharapkan mampu membawa inovasi dalam pembinaan atletik, memperluas pencarian bakat, dan meningkatkan prestasi atlet di daerah.
Aji Ali mengatakan, pelantikan pengurus baru menjadi momentum untuk membangun semangat dan program kerja baru dalam memajukan olahraga atletik.
Ia menilai, pengalaman para pengurus yang selama ini terlibat sebagai pelatih maupun atlet menjadi modal penting untuk mengembangkan cabang olahraga tersebut.
Berita Terkait
“Dengan kepengurusan baru, tentu diharapkan muncul semangat, pemikiran, dan inovasi baru untuk memajukan olahraga atletik,” ujarnya.
Ia menyebutkan, berdasarkan data yang disampaikan, Kukar memiliki 157 atlet atletik yang tergabung dalam 10 klub dan tersebar di sejumlah wilayah, dengan jumlah terbanyak berada di Kecamatan Tenggarong.
Potensi tersebut dinilai perlu didukung pembinaan berkelanjutan serta program penjaringan atlet yang lebih terarah agar dapat melahirkan atlet berprestasi.
Menurutnya, salah satu upaya yang akan didorong adalah memperluas pengenalan atletik di lingkungan sekolah melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan.
Dengan menjadikan atletik sebagai bagian dari kegiatan ekstrakurikuler, siswa diharapkan memiliki kesempatan lebih luas untuk mengenal olahraga tersebut sekaligus mengembangkan bakat sejak dini.
“Tadi sudah kami sampaikan kepada Ketua, Pak Sopan Sopian, bahwa kita akan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan agar atletik dapat menjadi bagian dari kegiatan ekstrakurikuler di sekolah,” katanya.
Selain memperkuat pembinaan atlet secara umum, Dispora Kukar juga menekankan pentingnya keterlibatan penyandang disabilitas dalam pengembangan olahraga atletik.
Upaya tersebut diharapkan membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk memperoleh akses pembinaan yang setara, termasuk melalui pelatihan dan pengembangan pelatih yang mampu mendampingi komunitas mereka sendiri.
Aji Ali berharap keterlibatan penyandang disabilitas dapat memperluas jangkauan pembinaan sekaligus memastikan kebutuhan olahraga mereka terakomodasi.
Dengan adanya pelatih yang memahami kondisi dan kebutuhan peserta, akan lebih mudah menyampaikan materi, menerapkan teori, serta memberikan pendampingan yang sesuai.
“Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pelatih atletik dapat terpenuhi secara merata, sehingga pembinaan olahraga atletik di daerah kita bisa berjalan lebih baik dan inklusif,” pungkasnya. (ADV/SLR/Kukar)
Penulis: Farid
Editor: Er Riyadi

