Politik

Debat Pilwali  Debat Pilwali Samarinda Akses bandara Bandara APT Pranoto  banjir 

Akses Bandara APT Pranoto Kerap Banjir, Ini Kata 3 Calon Wakil Wali Kota Samarinda



Debat Calon Wakil Wali Kota Samarinda
Debat Calon Wakil Wali Kota Samarinda

SELASAR.CO, Samarinda - Persoalan banjir yang kerap terjadi di jalan akses utama menuju Bandara APT Pranoto, turut menjadi soal materi debat para calon wakil wali kota Samarinda pada malam ini, Selasa (10/11/2020). 

Pertanyaan ini dipilih oleh calon wakil wali kota Samarinda nomor urut tiga, Sarwono. Berikut pertanyaan yang dibacakan oleh moderator debat:

“Akses jalan menuju bandara APT Pranoto mendapat banyak keluhan dari warga, utamanya saat hujan. Akibatnya banyak warga Samarinda yang memilih menggunakan bandara Balikpapan. Langkah konkret apa yang akan Anda lakukan agar masyarakat lebih memilih bandaranya sendiri?”

Terkait hal ini Sarwono menyebut bahwa akses jalan yang ada saat ini bukanlah satu-satunya. Pemerintah dapat memfungsikan dua jalur lainya yaitu dari jalan Batu Besaung dan juga daerah Betapus. 

“Dari jalan Batu Besaung saat ini sudah ada badan jalannya tapi belum dikerjakan. Yang ketiga dari Betapus juga ada akses yang dibuka menuju Lempake kemudian memotong hingga tembus ke Tanah Merah, dan ini bebas banjir. Tentu saja perlu ditingkatkan dan dilebarkan. Jadi ada tiga jalan yang bisa menuju bandara APT Pranoto,” paparnya.

Sarwono menambahkan jika memang akses utama yang ada saat ini ingin dipertahankan, harus ada pengerjaan pelebaran jalan minimal satu meter di kiri dan kanan badan jalan.

“Kalaupun itu dipertahankan, langkah realnya adalah perlu dilakukan pelebaran jalan, paling tidak kiri-kanan satu meter. Dan lebih bagus lagi dibuat dua jalur. Ini tentu saja perlu ada koordinasi antara (pemerintah) kota, provinsi, juga APBN (pemerintah pusat) karena statusnya adalah jalan negara,” tutupnya.

Sementara itu calon wali kota nomor urut satu, Muhammad Darlis menyebut upaya peningkatan penumpang di suatu bandara tidak hanya berfokus pada satu persoalan saja. Namun perlu ada peningkatan pelayanan lainnya di bandara, demi menunjang kenyamanan calon penumpang. 

“Sehingga bandara Samarinda harus betul-betul selain aksesnya memadai juga harus menjamin ketepatan penerbangan, kenyamanan penumpang, dan fasilitas lainnya. Kita ketahui bersama bahwa pengguna transportasi udara bukan hanya mau cepat sampai ke bandara, namun juga bagaimana mereka memiliki keamanan di bandara itu,” jelasnya.

Mendapat kesempatan terakhir untuk menanggapi jawaban dari Sarwono, Calon Wali Kota Samarinda nomor urut dua, Rusmadi Wongso menyebut perlu adanya penanganan serius dari pemerintah kota untuk menangani persoalan ini. Untuk jangka pendek, banjir di akses utama menuju bandara Bandara APT Pranoto dapat dikurangi dengan membangun drainase yang memadai di sekitar kawasan Alaya.

“Untuk jangka pendek kita harus memberikan perhatian serius untuk jalur jalan DI Panjaitan menuju bandara APT Pranoto, dengan membuat parit di sisi Alaya. Kemudian banjir di sekitar Alaya bisa tertangani,” tuturnya.

“Kemudian yang kedua adalah kita memiliki jalan outer ring road yaitu mulai dari Batu Besaung ke bandara. Namun memang membutuhkan dana yang tidak sedikit yaitu sekitar 800 miliar untuk 11,3 kilometer jalan,” pungkasnya.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya