Utama
fraksi gerindra dprd kaltim fraksi pkb dprd kaltim fraksi pdip dprd kaltim dprd kaltim sikap fraksi dprd kaltim terhadap hak angket dprd kaltim 
Usai Paripurna Ditunda, PDIP-Gerindra-PKB Nyatakan Tetap Konsisten Dukung Hak Angket
SELASAR.CO, Samarinda - Rapat Paripurna DPRD Kalimantan Timur yang dijadwalkan membahas penggunaan hak angket terhadap Gubernur Rudy Mas’ud kembali ditunda lantaran tidak memenuhi kuorum. Dari 55 anggota dewan, hanya 32 yang hadir. Meski demikian, tiga fraksi menegaskan sikap konsistennya mendukung hak angket sebagai bentuk komitmen terhadap aspirasi publik.
Fraksi PKB: “100 Persen Hadir”
Anggota Fraksi PKB, Jahidin, menyampaikan interupsi dalam rapat paripurna. Ia menegaskan seluruh anggota PKB hadir penuh.
“Walaupun ini ditunda, saya kira berat untuk memenuhi quorum. Jadi kembali kepada ketua fraksi masing-masing yang telah menandatangani persetujuan diadakannya hak angket ini. Kami dari PKB 100% hadir. Rekan kami yang hadir pun kami jemput,” ujarnya.
Jahidin meminta pimpinan dewan menegaskan tanggung jawab kepada ketua fraksi lain agar konsisten dengan komitmen awal.
Fraksi Gerindra: “Komitmen Mengawal Aspirasi”
Berita Terkait
Dari Fraksi Gerindra, Sabaruddin Panrecalle menekankan bahwa kehadiran anggota fraksinya merupakan bukti komitmen mendukung hak angket. Sabaruddin menyesalkan rapat paripurna yang tiga kali diskors tetap gagal mencapai kuorum, meski fraksinya telah berupaya maksimal.
“Alhamdulillah, Gerindra hadir sebagai komitmen kami kepada masyarakat Kalimantan Timur untuk mengawal permintaan hak-hak masyarakat tersebut. Tidak ada instruksi lain, sesuai komitmen kita bersama dari awal mendukung hak angket,” tegasnya.
Dari informasi yang diterima Selasar, dari total 10 anggota fraksi Gerindra, total ada 7 anggota yang hadir.
Fraksi PDI Perjuangan: “Kehadiran Penuh Sembilan Anggota”
Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Ananda Emira Moeis, menegaskan konsistensi fraksinya dalam mengusung hak angket.
“PDI Perjuangan tentunya kami konsisten membawa usulan hak angket ini. Tadi hadir sembilan anggota fraksi dari PDI Perjuangan, jumlahnya sembilan orang. Bentuk konkretnya itu kehadiran sembilan anggota itu,” kata Ananda.
Ia menambahkan, arah keputusan selanjutnya akan bergantung pada dinamika politik, namun fraksinya tetap solid mendukung.
Konteks Politik
Penundaan rapat paripurna ini menambah ketidakpastian arah hak angket DPRD Kaltim. Publik, terutama kelompok aksi Demo 214 Jilid III, menunggu apakah dewan akan menindaklanjuti tuntutan investigasi dugaan penyalahgunaan anggaran oleh gubernur. Sikap tegas tiga fraksi ini menunjukkan adanya dukungan signifikan, namun absensi sejumlah anggota fraksi lain membuat jalannya hak angket masih terhambat.
Penulis: Redaksi Selasar
Editor: Yoghy Irfan

