Politik
dprd kaltim pdd dprd kaltim akhmed reza reza fachelvi 
Akhmed Reza Fachlevi Gelar Penguatan Demokrasi Daerah Ke-5 di Desa Giri Agung
SELASAR.CO, Kukar – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur sekaligus Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim, H. Akhmed Reza Fachlevi, S.Sos., melaksanakan kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah atau PDD ke-5 di Desa Giri Agung, Kabupaten Kutai Kartanegara. Kegiatan tersebut berlangsung pada 12 sampai 14 Juni 2026.
Agenda PDD kali ini mengangkat tema “Teknologi Informasi untuk Efektivitas Pengawasan Publik dan Demokrasi Daerah.” Tema tersebut menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Akhmed Reza Fachlevi menyampaikan bahwa perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan sebagai sarana untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi.
“Teknologi informasi harus menjadi sarana yang memudahkan masyarakat memperoleh informasi, menyampaikan aspirasi, serta mengawasi kebijakan pemerintah. Masyarakat tidak boleh hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga harus aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah,” ujar Reza.
Menurutnya, masyarakat saat ini memiliki akses yang semakin luas terhadap berbagai informasi publik. Namun, kemudahan tersebut harus disertai dengan kemampuan memilah informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Berita Terkait
“Demokrasi yang sehat membutuhkan masyarakat yang kritis dan bertanggung jawab. Gunakan media digital untuk menyampaikan kritik dan aspirasi secara santun, berdasarkan data, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat. Peserta memperoleh pemahaman mengenai penggunaan media digital untuk menyampaikan pengaduan, mengakses informasi pemerintahan, serta mengawasi pelaksanaan program pembangunan di lingkungan desa.
Melalui pelaksanaan PDD ke-5 ini, Reza berharap masyarakat Desa Giri Agung semakin memahami hak dan tanggung jawabnya dalam kehidupan demokrasi. Ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan teknologi secara bijak guna memperkuat transparansi, pengawasan publik, dan pembangunan daerah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Penulis: Redaksi Selasar
Editor: Yoghy Irfan

