Kutai Timur

Turnamen Mancing Bupati Cup Mancing Bupati Cup  Promosi Wisata  Wisata di Kutim 

Turnamen Mancing Bupati Cup Tahun 2024 Mendatang, Bakal Jadi Ajang Promosi Wisata



Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman.

SELASAR.CO, Sangatta - Pemerintah Kutai Timur (Kutim) mengaku baru akan memulai menggarap pariwisata sebagai sumber pandapatan asli daerah (PAD). Hal ini dilakukan, berkaca pada kenyataan  pendapatan devisa Negara dari pariwisata saat ini berada di urutan ke dua setelah sawit.

“Jadi kalau pariwisata saat ini menjadi sumber devisa Negara kedua terbesar, mengalakan minyak bumi dan batu bara. Maka Kutim juga ingin memulai, untuk menggarap pariwisata ini untuk menghasilkan pendapatan bagi Bumdes atau PAD bagi daerah. Meskipun kita masih inventarisir apa saja dari bidang wisata ini yang akan menjadi pemasukan bagi daerah,” kata Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman beberapa hari lalu pada wartawan di Hotel Victoria, Sangatta.

Diakui, salah satu agenda pariwisata yang kini dipersiapkan yang akan dijadikan sebagai awal sekaligus promosi wisata adalah kegiatan mancing Bupati Cup internasional.  Kegiatan yang akan berlangsung selama lima hari ini, diharapkan akan diikuti pemancig dari luar negeri. Seperti dilakukan di Manado, ternyata ada 15 negara yang ikut.

“kalau mereka datang, mereka mancing ikan, kita pancing uangnya. Setidaknya selama lima  hari, tentu mereka belanja.  Sementara itu, kita juga akan ajak mereka untuk mengunjungi berbagai objek wisata kita, sebagai promosi, agar mereka bisa mempromosikan objek wisata kita di Negara mereka,” Terangnya

Untuk menyambut kedatangan para pemacing, termasuk parawisatawan ini, Bupati mengakui pihaknya kini memulai memoles objek wisaya yang ada, agar lebih siap. Seperti Pulau Miang, nantinya akan dibangun jembatan ulin sekeliling pulau itu  karena memang tidak ada pantainya. Namun Pulau itu banyak sekali didatangani para wisatawan, karena keindahannya.  Bukan hanya wisatawan local, namun juga dari luar negeri.

Sekarang, yang kini baru buka juga adalah pantai Teluk Lingga. Sebelum dibuka jalan ke sana,  sangat minim orang mendatangani, padahal, itu pantai yang sangat indah,  dekat dengan perkantoran  dan kota. Setelah kita bangun jalan ke sana, sekarang ramai.

“Kita berharap nanti objek wisata ini dikelola Bumdes,  sementara untuk Pemkab, juga pasti ada PAD,” Tuturnya

Penulis: Bonar
Editor: Awan

Berita Lainnya