Kutai Kartanegara

Sumur Bor Lahan Pertanian  Sumur Bor  Sumur Bor Petani Petani Kukar Pembuatan Sumur Bor 

Pembangunan 10 Sumur Bor Lahan Pertanian di Kukar Telan Biaya Hingga 4 Miliar



SELASAR.CO, Tenggarong - Guna memenuhi kebutuhan pasokan air pertanian di daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) gelontorkan anggaran miliar untuk pembangunan sumur bor air tanah pada tahun 2024 ini. Sumur air tanah tersebut dibangun di lima kawasan pertanian yang telah di tetapkan oleh pemerintah Kabupaten Kukar.

Di tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Kukar menargetkan 89 titik sumur bor yang dibangun. Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2024, terdapat 10 titik sumur bor yang dibangun. Sedangkan sisanya akan dibangun pada APBD-P.

"Kemarin memang 89 titik, tapi karena anggarannya terbatas untuk tahun ini hanya bisa 10 titik yang dilaksanakan. Jadi itu masih berproses, InsyaAllah kita mengusungkan lagi anggara perubahan untuk lanjutannya menyelesaikan yang 89 titik," ujar Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Awang Agus Sabandi.

Pembangunan 10 titik sumur bor di lima kawasan pertanian tersebut menelan biaya sebesar Rp4 miliar, termasuk perencanaan, pengawasan dan pembangunan fisiknya. 10 titik sumur bor itu dibangun di Desa Sumber Sari, Cipari Makmur, Manunggal Daya, Panca Jaya, Bangun Rejo dan Bukit Biru.

"Pertama kali yang kita bangun di Desa Sumber Sari. Itu titik pertama yang kita selesaikan kemarin," sebutnya.

Dalam pengerjaanya, Dinas PU Kukar berkolaborasi dengan TNI dan Dinas Pertanian dan peternakan (Distanak). Dalam kerjasama ini, Distanak Kukar berperan untuk memetakan titik pembangunan sumur bor tersebut.

Sumur bor yang dibangun oleh pemeritah daerah ini juga disebut tidak membebani masyarakat petani. Karena sumor bor tersebut memakai tenaga surya atau solar cell. Langkah ini tentunya menjadi bukti, bahwa Pemkab Kukar serius dalam mengembangkan pertanian daerah. Bahkan, hal ini juga diyakini berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan para petani di Kukar.

"Pertama kali yang kita bangun di Sumber Sari, itu titik pertama yang kita selesaikan kemarin," ungkapnya.

Dengan adanya pembangunan sumur bor ini, diharapkan dapat meningkatkan hasil produktivitas pertanian daerah, serta mewujudkan Kukar sebagai lumbung pangan Kalimantan Timur (Kaltim) dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Harapan kami target dari pemerintah daerah terhadap 89 titik sumur bor itu bisa dilaksanakan dan selesai tahun ini," pungkasnya.

Penulis: Juliansyah
Editor: Awan

Berita Lainnya