Kutai Timur
berita kutim polres kutim pemkab kutim 
Polres Kutim Siapkan 5 Pos Utama untuk Amankan Jelang Arus Mudik Lebaran 2026
SELASAR.CO, Sangatta – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Kutai Timur (Kutim) memperkuat kesiapan infrastruktur pengamanan dengan menyiagakan lima pos utama di titik-titik krusial.
Langkah strategis ini dimatangkan melalui kegiatan Tactical Floor Game (TFG) dalam rangka Operasi Ketupat Mahakam 2026 yang digelar di Gedung Auditorium Polres Kutim, Senin (9/3/2026).
Penyediaan lima pos ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus mudik, meminimalkan angka kecelakaan, serta memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat yang melintasi wilayah Kutim.
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menjelaskan bahwa penempatan pos-pos tersebut didasarkan pada analisis kepadatan lalu lintas dan tingkat kerawanan wilayah.
“Adapun kelima pos utama tersebut adalah pos terpadu Simpang Pendidikan Sangatta, pos pelayanan Kongbeng, pos pelayanan Bengalon, pos pelayanan Sangkulirang, dan pos pelayanan Teluk Pandan,” terangnya.
Dalam arahannya, Kapolres menekankan bahwa Operasi Ketupat Mahakam 2026 merupakan sebuah misi kemanusiaan. Personel di setiap pos tidak hanya bertugas mengatur lalu lintas, tetapi juga sigap dalam mitigasi potensi bencana alam, seperti banjir yang kerap melanda beberapa titik di Kutai Timur.
Berita Terkait
“TFG ini menjadi sarana untuk mematangkan langkah taktis di lapangan. Kami ingin memastikan seluruh personel memahami tugasnya sehingga masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan rasa aman, nyaman, dan terhindar dari gangguan keamanan,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Sekadar diketahui, kegiatan TFG ini turut dihadiri oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, beserta perwakilan TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Kehadiran berbagai elemen ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh Polri dalam menjaga kondusivitas wilayah selama masa Ramadan hingga Lebaran.
Selain pengamanan jalan raya, tim gabungan juga akan memperketat patroli di pusat perbelanjaan, objek wisata, dan tempat ibadah guna menjamin ketenangan masyarakat dalam beribadah dan berwisata.
Penulis: Bonar
Editor: Yoghy Irfan

