Bontang

bontang SMPN 3 Bontang FLS3N 2026 Disdikbud Bontang 

SMPN 3 Bontang Siap Ramaikan FLS3N 2026, Semua Cabang Lomba Diikuti



Gedung SMP Negeri 3 Bontang, Jalan Pelabuhan III, Tanjung Laut, Bontang Selatan. (Doc. Pribadi)
Gedung SMP Negeri 3 Bontang, Jalan Pelabuhan III, Tanjung Laut, Bontang Selatan. (Doc. Pribadi)

SELASAR.CO, Bontang – SMP Negeri 3 Bontang menyambut positif pelaksanaan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) 2026 yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang.

Ajang tersebut dimanfaatkan sekolah sebagai wadah pengembangan kreativitas sekaligus ruang ekspresi siswa di bidang seni dan sastra.

Berbagai cabang lomba dipastikan akan diikuti oleh siswa SMP Negeri 3 Bontang, mulai dari ilustrasi, menyanyi solo, mendongeng, menulis cerita, pantomim, ansambel campuran tiga alat musik, tari kreasi, hingga kreativitas musik tradisional.

Kepala SMP Negeri 3 Bontang, Mukono, mengatakan partisipasi sekolah dalam FLS3N tidak hanya berorientasi pada pencapaian juara, tetapi juga proses pembentukan karakter dan pengembangan potensi siswa.

“Keikutsertaan kami dalam FLS3N tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses pengembangan diri siswa,” kata Mukono saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).

Ia menjelaskan, FLS3N menjadi sarana penting untuk meningkatkan rasa percaya diri siswa sekaligus melatih kreativitas mereka dalam berkarya dan tampil di hadapan publik.

Untuk menghadapi kompetisi tersebut, sekolah juga telah melakukan berbagai persiapan melalui pembinaan dan latihan rutin bagi peserta lomba.

“Kami telah melakukan berbagai persiapan melalui pembinaan dan latihan rutin agar siswa lebih siap menghadapi kompetisi,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menilai keterlibatan SMP Negeri 3 Bontang di berbagai cabang lomba sejalan dengan upaya pengembangan minat dan bakat siswa secara menyeluruh.

Menurutnya, FLS3N bukan sekadar kompetisi tahunan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, kreativitas, dan keberanian siswa untuk tampil di ruang publik.

“Festival yang rutin digelar tiap tahun ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan karakter, kreativitas, dan keberanian siswa untuk tampil di ruang publik,” tandasnya. (ADV-SLR-Disdikbud Bontang)

Penulis: Redaksi Selasar
Editor: Yoghy Irfan

Berita Lainnya