Olahraga
koni kaltim koni koni paser pemilihan ketua koni 
KONI Kabupaten/Kota Gelar Deklarasi Dukung Anderiy Syachrum Jadi Ketua KONI Kaltim
SELASAR.CO, Samarinda – Peta persaingan menuju kursi Ketua Umum KONI Kalimantan Timur periode 2026–2030 kian terang benderang. Anderiy Syachrum, yang akrab disapa Haji Andre, resmi mengantongi dukungan bulat dari 10 kabupaten/kota se-Kaltim. Deklarasi dukungan ini menjadi sinyal kuat dominasi Andre menjelang Musyawarah Provinsi (Musprov).
Pernyataan sikap kolektif dari seluruh daerah tersebut dikukuhkan dalam pertemuan deklarasi di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Rabu (30/4/2026) malam. Dengan sokongan penuh dari daerah, Andre menyatakan kesiapannya untuk menakhodai induk organisasi olahraga tertinggi di Benua Etam tersebut.
"Insyaallah, segalanya sudah siap. Fokus utama kami ke depan adalah membuka komunikasi yang lebih intens dengan kabupaten/kota, karena denyut nadi pembinaan atlet sesungguhnya ada di daerah," ujar Andre.
Andre menilai kepengurusan KONI Kaltim periode sebelumnya telah meletakkan fondasi yang solid. Ia berkomitmen untuk mempertahankan capaian positif yang ada sembari melakukan pengembangan yang lebih luas.
Berita Terkait
"Kami ingin meneruskan hal-hal baik yang sudah ada dan mengembangkannya menjadi lebih hebat. Terima kasih kepada KONI kabupaten/kota dan cabang olahraga yang telah memberikan kepercayaan ini kepada saya," tambahnya.
Dukungan mutlak dari 10 daerah ini bukan tanpa alasan. Para pimpinan KONI di tingkat daerah melihat rekam jejak Andre sebagai mantan atlet nasional yang pernah berlaga di ajang Popda, Popwil, hingga Popnas. Latar belakang ini dianggap sebagai nilai tambah yang krusial.
Ketua KONI Kutai Timur, Rudi Hartono, menegaskan bahwa pemimpin KONI masa depan tidak boleh hanya sekadar mengerti urusan administratif, tetapi harus memahami kebutuhan riil para atlet di lapangan.
"Kami sudah berdiskusi panjang antarkabupaten/kota dan sepakat mendukung Haji Andre. Beliau adalah mantan atlet dan memiliki fasilitas olahraga pribadi. Kami butuh pemimpin yang paham dunia atlet agar tidak ada cabang olahraga yang dianaktirikan," tegas Rudi.
Senada, Wakil Ketua KONI Paser, Yuli Rusdiansyah, menyoroti aspek totalitas dan keterbukaan Andre dalam berkomunikasi. Menurutnya, dunia olahraga Kaltim membutuhkan figur yang mau turun langsung dan mendengar persoalan di akar rumput.
"Di olahraga itu perlu keseriusan dan totalitas. Kami melihat komitmen itu ada pada Haji Andre," kata Yuli.
Dukungan dari Paser juga memiliki nilai strategis, mengingat daerah tersebut akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun ini, sehingga sinergi yang kuat antara daerah dan provinsi di bawah kepemimpinan baru menjadi sangat vital.
Dengan modal dukungan sapu bersih dari 10 kabupaten/kota, langkah Haji Andre menuju kursi pimpinan KONI Kaltim diprediksi akan berjalan mulus, membawa harapan baru bagi kebangkitan prestasi olahraga di Kalimantan Timur.
Penulis: Boy
Editor: Yoghy Irfan

