Utama
pilrek unmul pemilihan rektor unmul 5 calon rektor unmul 
Unmul Cari Rektor Baru, Lima Kandidat Lolos Penjaringan Awal
SELASAR.CO, Samarinda – Bursa pemilihan Rektor Universitas Mulawarman (Unmul) periode 2026–2030 resmi dimulai. Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) telah menetapkan lima bakal calon yang lolos tahap penjaringan awal untuk memperebutkan kursi nomor satu di kampus terbesar Kalimantan Timur tersebut.
Kelima akademisi yang resmi mendaftar dan diumumkan sebagai bakal calon rektor adalah:
1. Prof. Dr. H. Mukhamad Nurhadi, M.Si. (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
2. Prof. Dr. Ir. H. Abdunnur, M.Si. (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan)
3. Prof. Dr. Soerja Koesnarpadi, S.Si., M.Si. (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam)
4. Prof. Dr. Rudianto Amirta, S.Hut., M.P. (Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis)
5. Prof. Dr. Fahrul Agus, S.Si., M.T. (Fakultas Teknik)
Ketua Senat Unmul, Prof. Muhammad Amir Masruhim, menjelaskan bahwa kelima nama ini nantinya akan dikerucutkan menjadi tiga nama calon rektor melalui rapat senat terbuka dan tertutup setelah penyampaian visi dan misi.
“Dari lima bakal calon, nantinya senat akan menetapkan tiga nama calon rektor pada 11 Juni 2026 mendatang,” ujar Amir, Senin (1/6/2026).
Berita Terkait
Dalam mekanisme pemilihan, suara anggota senat Unmul memiliki porsi 65 persen, sedangkan 35 persen sisanya merupakan hak suara dari kementerian terkait. Panitia memastikan seluruh kandidat telah memenuhi syarat ketat, mulai dari rekam jejak integritas, bebas pelanggaran etik, hingga bebas dari isu plagiarisme.
Sementara itu, Ketua Panitia Pilrek, Prof. Mustofa Agung Sardjono, menambahkan bahwa mulai 1 hingga 9 Juni 2026 pihaknya akan berfokus pada fase sosialisasi profil dan rekam jejak para kandidat kepada publik.
“Kami publikasikan profil para bakal calon ini di laman resmi Unmul agar masyarakat dan sivitas akademika tahu siapa saja yang bertarung tahun ini,” kata Agung.
Namun, Agung menyayangkan absennya keterwakilan perempuan dalam bursa pemilihan periode ini. Hingga pendaftaran resmi ditutup, tidak ada satu pun akademisi perempuan yang mendaftar.
Padahal, tantangan besar sudah menanti rektor terpilih kelak. Unmul sedang berlari mengejar target besar untuk naik kelas menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) dan memperoleh pengakuan sebagai universitas berkelas internasional.
“Tantangan utamanya adalah peningkatan kualitas SDM, termasuk menambah jumlah guru besar. Universitas harus memenuhi berbagai indikator keunggulan untuk menuju PTN-BH,” pungkas Agung.
Penulis: Boy
Editor: Yoghy Irfan

