Politik
andi harun andi harun dukung siapa di pilwali samarinda Pilwali Samarinda calon pilwali samarinda 
Andi Harun Buka Sikap Politik di Pilkada Samarinda: Saya Akan Dukung Calon yang Tidak Mengandalkan Uang
SELASAR.CO, Samarinda - Wali Kota Samarinda Andi Harun mulai membuka sikap politiknya menghadapi kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Samarinda pada 2030 mendatang. Ia menegaskan dukungannya ke depan akan diarahkan kepada calon kepala daerah yang mengedepankan kualitas, keberlanjutan, serta proses demokrasi yang sehat.
Pernyataan itu disampaikan Andi Harun usai menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Samarinda di Hotel Fugo Samarinda kepada sejumlah awak media, Sabtu (8/8/2026).
Andi Harun mengatakan dirinya ingin melihat kontestasi politik ke depan tidak semata-mata ditentukan oleh kekuatan finansial kandidat. Menurutnya, mahalnya ongkos politik berpotensi mendorong lahirnya kepemimpinan yang justru mencari cara untuk mengembalikan modal politik setelah terpilih.
"Saya mungkin akan mendukung calon kepala daerah yang benar-benar mengusung kualitas, keberlanjutan, dan pilkada yang sehat," kata Andi Harun.
Berita Terkait
Ia menyinggung pentingnya memperbaiki kualitas demokrasi di tingkat daerah. Menurutnya, masyarakat Samarinda menunjukkan perkembangan dalam menentukan pilihan politik dan tidak seharusnya pemilu hanya menjadi arena adu kekuatan modal.
Andi Harun bahkan mengaku memiliki pertimbangan khusus untuk menentukan kandidat yang akan didukungnya pada kontestasi mendatang.
"Saya akan mendukung calon yang tidak hanya mengandalkan uang," tegasnya.
Menurut Andi Harun, tingginya biaya yang dikeluarkan kandidat dalam sebuah kontestasi politik tidak otomatis menjamin kualitas kepemimpinan setelah terpilih. Sebaliknya, ia menilai terdapat risiko munculnya perilaku koruptif ketika seorang calon mengeluarkan modal politik dalam jumlah besar.
"Setiap kepala daerah yang menghabiskan uang banyak, kita tidak bisa menjamin itu tidak menimbulkan efek kepemimpinan yang koruptif. Bisa saja kemudian berpikir bagaimana mengembalikan modal dengan cara-cara yang tidak benar," ujarnya.
Karena itu, ia menilai kualitas perilaku pemilih menjadi salah satu faktor penting untuk memutus mata rantai politik berbiaya tinggi. Semakin rasional masyarakat menentukan pilihan, menurutnya, semakin kecil ruang bagi kandidat untuk menjadikan uang sebagai senjata utama memenangkan kontestasi.
Andi Harun juga menyebut Pilkada 2024 sebagai salah satu momentum perbaikan kualitas demokrasi di Samarinda. Ia berharap tren tersebut dapat terus dilanjutkan pada kontestasi politik berikutnya.
"Kualitas perilaku pemilih di Samarinda sudah semakin baik. Kita akan terus melanjutkannya," pungkasnya.
Andi Harun sendiri dijadwalkan mengakhiri masa jabatannya sebagai Wali Kota Samarinda pada 2030. Dalam konteks itulah, ia menyatakan akan menggunakan pertimbangan politiknya untuk mendukung calon kepala daerah yang dinilai membawa agenda kualitas kepemimpinan, keberlanjutan pembangunan, dan pelaksanaan pilkada yang sehat.
Penulis: Boy
Editor: Yoghy Irfan

