Utama
andi harun  demo dikaitakan andi harun AH klarifikasi andi harun 
Namanya Disebut dalam Aksi Demo di Kantor Gubernur, Andi Harun: Ada Upaya Adu Domba
SELASAR.CO, Samarinda - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memberikan klarifikasi tegas terkait beredarnya potongan video aksi unjuk rasa tanggal 21 Mei 2026 di depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Dalam aksi damai tersebut, sejumlah massa sempat meneriakkan yel-yel dukungan "Hidup Andi Harun" di tengah tuntutan agar Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud mundur dari jabatannya terkait isu penggunaan hak angket DPRD Kaltim.
Saat dikonfirmasi mengenai video yang viral di media sosial tersebut, Andi Harun mengaku tidak terkejut, melainkan hanya tersenyum kecut melihat dinamika yang berkembang di lapangan.
"Enggak, saya justru enggak kaget. Tidak kaget, cuma saya senyumnya senyum kecut, kenapa? Nah ini mainnya kasar, mainnya tidak cerdas, menunggangi, datang ke tengah-tengah kerumunan. Lalu menyebut nama saya," ujar Andi Harun, Sabtu (23/5/2026).
Ia menganalisis bahwa ada indikasi kuat pergerakan tersebut telah didesain atau direkayasa (engineered) oleh pihak-pihak tertentu dengan memanfaatkan spontanitas para peserta aksi. Menurutnya, massa di lapangan sengaja dipancing dengan pertanyaan titipan agar memunculkan nama dirinya.
Berita Terkait
"Kalau peserta aksi kita enggak bisa salahkan. Karena itu reaksi spontanitas yang memang didesain untuk menyebut itu. Termasuk yang bapak-bapak itu juga saya gak kenal sama sekali, itu juga reaksi mendapat pertanyaan dari pihak di depannya. Jadi ini patut diduga memang sengaja ingin mengadu domba saya dengan Pak Gubernur," lanjutnya.
Andi Harun juga menyayangkan munculnya konten-konten di media sosial yang mencoba membelokkan narasi asli dari esensi unjuk rasa masyarakat. Ia menilai kemunculan konten tersebut tidak bertanggung jawab dan jauh dari prinsip jurnalisme yang profesional.
"Konten-konten yang mencoba membelokkan narasi itu menurut saya konten-konten tidak bertanggung jawab, tidak memenuhi kaedah jurnalistik yang profesional, dan mengada-ada," tegas Wali Kota Samarinda tersebut.
Guna menghindari spekulasi politik yang semakin liar di tengah masyarakat, Andi Harun menegaskan bahwa dirinya tidak akan ikut terseret dalam pusaran isu tersebut. Ia memastikan tidak ada keuntungan politik maupun pribadi yang ia dapatkan dari kegaduhan yang terjadi.
Di akhir keterangannya, ia menekankan bahwa hubungan kerja maupun personal antara dirinya dengan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud hingga saat ini tetap berjalan dengan sangat baik, kondusif, dan profesional.
"Saya perlu tegaskan untuk menghindari spekulasi, apalagi menarik-narik saya dalam isu itu, itu tidak mungkin saya akan lakukan. Saya tidak mendapatkan keuntungan apapun terhadap kegaduhan-kegaduhan itu. Dalam pelaksanaan pemerintahan, hubungan saya dengan beliau (Gubernur Kaltim) tetap saling menghormati dan tetap saling menghargai. Saya yakin Pak Gubernur juga akan bijak menyikapi ini," pungkasnya.
Penulis: Boy
Editor: Yoghy Irfan

