Ragam
Pusat Daur Ulang Sampah  DLH Bulungan 
Bupati Syarwani Dorong Pusat Daur Ulang Sampah Jadi Sekolah Lapang bagi Pelajar
SELASAR.CO, Bulungan - Pusat Daur Ulang Sampah Perisi Benuanta tidak hanya diharapkan menjadi fasilitas pengelolaan sampah di Kabupaten Bulungan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat, khususnya pelajar.
Hal tersebut disampaikan Bupati Bulungan Syarwani saat meresmikan dan mengoperasionalkan Pusat Daur Ulang Sampah Perisi Benuanta di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bulungan, Kamis, 24 September 2026 lalu.
Syarwani mengatakan kesadaran menjaga kebersihan perlu dibangun sejak usia dini. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah membawa para siswa untuk melihat secara langsung proses pengelolaan sampah di pusat daur ulang tersebut.
“Mungkin tempat ini juga bisa menjadi sekolah terbuka, sekolah lapang yang bisa dimanfaatkan oleh Dinas Pendidikan dalam mengedukasi putra-putri kita yang duduk di bangku sekolah untuk bisa melihat bagaimana proses penanganan sampah yang dilaksanakan di pusat daur ulang sampah ini,” ujar Syarwani.
Berita Terkait
Menurutnya, pembelajaran secara langsung di lapangan dapat menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran dini mengenai kebersihan dan pengelolaan sampah. Selain edukasi, Syarwani berharap keberadaan pusat daur ulang sampah mampu meningkatkan peran pemerintah daerah dalam menangani persoalan persampahan sekaligus memberikan manfaat ekonomi.
“Dengan kehadiran bangunan ini akan mampu lebih memaksimalkan kehadiran pemerintah daerah dalam penanganan persampahan yang ada di Kabupaten Bulungan,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan, Suparmin Seto menyambut posisif gagasan Bupati. Ia mengatakan pihaknya akan menginformasikan program edukasi tersebut kepada satuan pendidikan mulai dari jenjang PAUD, SD hingga SMP.
“Positif sekali. Nanti kami akan informasikan ke satuan pendidikan, mulai jenjang SD, PAUD, sampai SMP. Kita kasih kesempatan, ruang dan waktu, anak-anak bisa diedukasi untuk bisa menjaga kebersihan lingkungan dan mendaur ulang sampah,” ucapnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut nantinya dapat dikemas dalam bentuk pembelajaran di luar kelas yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Dengan demikian, siswa tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teori di sekolah, tetapi juga dapat melihat secara langsung proses pengelolaan dan daur ulang sampah.
“Tentatif, kita buatkan tentatif. Pembelajaran di luar kelas. Begitu, pembelajaran di luar kelas yang berkaitan dengan lingkungan hidup,” jelasnya.
Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup. Satuan pendidikan nantinya dapat mengajukan jadwal kunjungan agar proses edukasi di Pusat Daur Ulang Sampah Perisi Benuanta dapat difasilitasi.
“Kita nanti satuan pendidikan silakan menyurat ke DLH kapan kunjungannya, waktunya, supaya bisa difasilitasi menjelaskan tentang fungsi daripada Perisi Benuanta ini,” teranya. (**)
Penulis: Redaksi Selasar
Editor: Awan

