Kutai Kartanegara

Pembangunan Infrastruktur Infrastruktur di Kukar Prokom Kukar 

Hadirkan Akses Jalan Layak, Pemkab Kukar Dorong Infrastruktur Antarwilayah



Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin. (Selasar/Farid)
Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin. (Selasar/Farid)

SELASAR.CO, Kutai Kartanegara - Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rendi Solihin, menegaskan pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus mendorong perbaikan dan pemerataan pembangunan infrastruktur jalan guna meningkatkan akses dan konektivitas antar desa dan kecamatan di Kukar.

Upaya tersebut menjadi bagian dari pembangunan yang terus didorong pemerintah dalam mendukung program Kukar Idaman Terbaik, terutama untuk menghadirkan akses jalan yang layak bagi masyarakat di berbagai wilayah.

Rendi mengatakan, sejumlah proyek perbaikan jalan yang sebelumnya menjadi perhatian kini mulai menunjukkan progres di lapangan.

“Sejumlah ruas yang selama ini menjadi perhatian sudah mulai menunjukkan progres perbaikan,” ujar Rendi, Senin (2/11/2026).

Menurutnya, pengerjaan memang masih dilakukan secara bertahap dan pada beberapa ruas belum seluruhnya tertangani. Namun, pemerintah berharap proses tersebut dapat terus berlanjut hingga menghasilkan kondisi jalan yang lebih layak.

“Memang pengerjaannya dilakukan secara bertahap, tetapi harapannya masyarakat nantinya bisa merasakan kondisi jalan yang jauh lebih baik,” katanya.

Sejumlah ruas yang menjadi perhatian pemerintah di antaranya Jalan kecamatan Anggan dan Muara Badak dan Jalan Poros Sebelimbingan.

Kedua jalur tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan konektivitas antarwilayah.

Rendi menyebut Jalan Poros Sebelimbingan akan menjadi salah satu prioritas pembangunan pada tahun depan.

“Untuk Jalan Poros Sebelimbingan, itu akan menjadi salah satu prioritas utama tahun depan dan akan kita kawal langsung,” tegasnya.

Selain dua ruas tersebut, Pemkab Kukar juga mencatat masih terdapat sejumlah akses jalan yang selama ini menjadi pembahasan masyarakat, namun belum memperoleh penanganan maksimal.

Salah satunya adalah akses menuju kawasan Muara Kaman dan Benua Puhun. Pemerintah berharap persoalan infrastruktur di wilayah tersebut dapat ditangani secara bertahap sesuai dengan prioritas pembangunan.

“Akses-akses yang masih menjadi persoalan akan terus kita dorong penanganannya secara bertahap agar konektivitas masyarakat semakin baik,” tegas Rendi. (ADV/SLR/Prokom/Kukar)

Penulis: Farid
Editor: Awan

Berita Lainnya