Utama

Positif COVID-19 Positif corona Pasien Diisolasi 

Menjaga 3 Anaknya, Wanita Positif Corona Terpaksa Isolasi Diri di Rumah



Andi M Ishak, Plt Kadinkes Kaltim saat melakukan konferensi pers
Andi M Ishak, Plt Kadinkes Kaltim saat melakukan konferensi pers

SELASAR.CO, Samarinda – Dinas Kesehatan Kaltim kembali mengumumkan penambahan kasus baru konfirmasi positif Covid-19 per hari ini, Senin (20/4/2020). Disampaikan Andi M Ishak, Plt Kadinkes Kaltim, kembali terjadi penambahan 4 kasus baru terkonfirmasi positif corona di Kaltim. Empat kasus ini terdistribusi di dua kabupaten/kota, yaitu Balikpapan 1 dan Penajam Paser Utara (PPU) 3 kasus.

“Pertama ada 3 kasus dari PPU yaitu PPU 12 (laki-laki 55 tahun), dan PPU 14 (laki-laki 41 tahun). Mereka merupakan pelaku perjalanan dari Gowa. Masing-masing dengan keluhan batuk dan dirawat di RSUD Aji Putri Botung PPU. Sementara dengan kode PPU 13 (wanita 28 tahun), merupakan istri dari PPU 1 (pasien Covid-19 PPU nomor satu), tidak memiliki keluhan dan kasus dirawat isolasi di rumah dengan penjagaan petugas medis,” jabar Andi.

Ditambahkan pria yang juga Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kaltim ini, penambahan kasus positif terakhir ada satu kasus di Balikpapan, yaitu dengan kode BPN 23 (wanita 42 tahun). Pasien merupakan pelaku perjalanan dari Jakarta, dengan keluhan demam, batuk, sesak napas, dan lesu, serta hasil rapid test reaktif. Saat ini dirawat di Rumah Sakit Dr R Hardjanto Balikpapan.

Dengan begitu, total konfirmasi positif Covid-19 di Kaltim berjumlah 63 kasus, dengan pasien sembuh 11 kasus dan meninggal 1 kasus. Sementara sebanyak 127 orang masih menunggu hasil uji lab.

Terkait 1 pasien positif asal PPU, terpaksa menjalani isolasi di rumah karena tiga anaknya masih kecil. Disampaikan Andi, ketiga anak pasien telah menjalani pengambilan sampel uji swab, karena sebelumnya memiliki riwayat kontak erat. Nantinya petugas medis setiap hari akan melakukan kunjungan rutin, untuk memeriksa kondisi pasien ini.

“Sudah diedukasi sang ibu dan anak-anaknya, sebelumnya sudah kontak erat juga, dan sudah diambil swab. Sudah diberikan (protokol) kepada sang ibu dan tiap hari akan dikunjungi oleh petugas (medis),” tambah Andi.

Menunggu hasil uji swab, status tiga anak dari PPU 13 jika tidak menunjukkan gejala akan masuk kategori OTG (orang tanpa gejala). Sementara jika menunjukkan gejala akan masuk dalam PDP. Sang ibu pun diwajibkan menggunakan masker medis, selama menjalani isolasi di rumah.

“Kalau (anaknya) ada gejala status PDP kalau tidak berarti OTG. Sampel uji swab baru diambil, kemungkinan besok baru dikirim (ke BBLK Surabaya),” tambah Andi.

Seperti diketahui, Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud (AGM) melalui konferensi pers, menyampaikan ada tiga penambahan pasien positif Covid-19 di PPU. “Satu orang berjenis kelamin wanita yang melaksanakan karantina mandiri di rumah, di bawah pengawasan petugas medis Puskesmas Penajam dan petugas kewilayahan. Hal ini dilakukan dengan pertimbangan anaknya yang masih kecil, selain itu yang bersangkutan tidak ada keluhan,” papar AGM.

 

PENAMBAHAN DATA LAIN-LAIN

Untuk kasus orang dalam pemantauan atau ODP, juga terjadi penambahan kasus sebanyak 53 orang di Kaltim. Sehingga saat ini total pasien ODP berjumlah 6.111 orang. Sementara itu untuk orang yang menyelesaikan proses pemantauan ada sebanyak 90 orang hari ini, sehingga total selesai pemantauan akumulasi hingga hari ini ada 5.099 orang. Dengan begitu yang masih proses pemantauan menyisakan 1.012 orang.

“Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) ada penambahan sebanyak 5 kasus. Ada 1 kasus di Kutim dan 4 kasus di PPU,” ujar Andi.


Berikut detail penambahan kasus PDP di Kaltim:

a) Kota Kutai Timur 1 Kasus

  • Satu kasus (wanita 46 tahun) merupakan PDP yang dilaporkan dan dirawat di RSUD Kudungga Sangatta sejak 17 April 2020 dengan keluhan sakit kepala. Pasien tidak terhubung dengan klaster manapun.

b) Kabupaten Penajam Paser Utara 4 Kasus

  • Tiga kasus merupakan kasus konfirmasi pada hari ini.
  • Satu kasus (wanita 32 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Bogor, memiliki keluhan batuk dan pilek. Pasien melakukan isolasi diri di rumah.


Pergerakan data hasil negatif juga terjadi pada hari ini, dari data yang dirilis Dinkes Kaltim ada penambahan 5 hasil negatif yang tersebar di PPU 2 orang dan Balikpapan 3 orang. Berikut detail 5 kasus tersebut:

a) Kabupaten Penajam Paser Utara 2 Kasus

  • Satu kasus (wanita 33 tahun) merupakan tracing kontak dari pelaku perjalanan Gowa dan melakukan isolasi mandiri di rumah.
  • Satu kasus (wanita 32 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Bogor yang telah melakukan isolasi diri di rumah sejak 25 Maret 2020.

b) Kota Balikpapan 3 Kasus

  • Satu kasus (wanita 56 tahun) merupakan PDP yang telah dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo sejak tanggal 7 April 2020.
  • Dua kasus (laki-laki 57 tahun dan wanita 50 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Lampung dan Jakarta dan merupakan kontak erat BPN 14 yang telah dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo sejak tanggal 9 April 2020.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya