Utama

Pasar Pagi Samarinda pasar pagi tampias pasar pagi estetika pasar pagi samarinda 

Alasan Estetika, Opsi Pemasangan Kanopi untuk Masalah Tampias Pasar Pagi akan Dibahas dengan Wali Kota



Gedung Pasar Pagi Samarinda (selasar/hasyim ilyas)
Gedung Pasar Pagi Samarinda (selasar/hasyim ilyas)

SELASAR.CO, Samarinda - Kepala Dinas PUPR Kota Samarinda, Desy Damayanti angkat bicara soal keluhan pedagang pasar pagi baru yang terdampak tempias hujan yang menyebabkan lorong lapak tergenangi air. Pihaknya mengatakan secara struktur tidak menghitung posisi air hujan, bahkan ketika ada angin kencang. 

Sebelumnya, beredar video berdurasi lima puluh delapan detik menunjukkan seorang pedagang mengeluh air tempias hujan masuk hingga menggenangi lorong di depan lapaknya di lantai enam, pada Sabtu (3/1/2026). Pedagang tersebut meminta perhatian pemerintah dan solusi menanggulangi tampias tersebut.

Desy mengungkapkan solusinya yakni dipasangi kanopi, kendati hal itu akan mengubah nilai estetika bangunan tersebut. "Secara estetika kalau dipasang kanopi sebetulnya tidak bagus, kalau kita menambah kanopi di sisi kanan itu bangunan tidak akan simetris, dan sisi yang terbuka itu kan sisi di jalan Pandai," terangnya, pada Senin (5/1/2025).

Namun pihaknya akan menyampaikan kepada tim TAPD dan Walikota, bila dianggap tidak mengganggu nilai estetika maka tidak menutup kemungkinan pemasangan kanopi akan diusulkan.

Desy menjelaskan, memang harus diakui dari sisi kanan atau dari jalan Pandai, hembusan angin cukup signifikan disebabkan karena tidak ada bangunan. Lain hal dengan sisi kiri yang banyak bangunan. Ia menyebut tempias juga tidak akan terjadi pada setiap kali hujan turun.

"Kalau bicara perencanaan awal, nah kami memang tidak bisa merencanakan jika intensitasnya tidak banyak, terhadap angin dari samping, kemudian hujan dengan kekuatan angin seperti ini, itu memang tidak direncanakan, tapi itu jadi bahan evaluasi kami," pungkasnya.

Penulis: Hasyim Ilyas
Editor: Yoghy Irfan

Berita Lainnya