Ragam

PWI Kaltim Indeks Kemerdekaan Pers Dewan Pers Endro S Effendi 

Indeks Kemerdekaan Pers Kaltim Naik, Terbaik di Indonesia Tengah dan Timur



Indeks Kemerdekaan Pers Kaltim Naik, Terbaik di Indonesia Tengah dan Timur
FGD IKP yang digelar Dewan Pers kemarin (8/6/2021).

SELASAR.CO, Samarinda – Provinsi Kalimantan Timur berhasil mempertahankan ranking ketiga nasional dalam penilaian Indeks Kemerdekaan Pers (IKP) tahun 2021, dengan nilai 82,27 naik dari tahun sebelumnya yakni 81,84. Hal itu terungkap saat penilaian final dalam FGD IKP yang digelar Dewan Pers kemarin (8/6/2021).

“Kabar gembira disampaikan oleh Ketua PWI Kaltim saudara Endro S Effendi yang langsung menghadiri sebagai informan ahli yang ditunjuk mewakili Kaltim. Alhamdullillah kita bertahan di posisi 3 besar nasional dengan nilai 82,27 di bawah Kepulauan Riau dengan nilai 83,30 dan Jabar dengan 82,66,” sebut Muhammad Faisal, Kepala Dinas Kominfo Kaltim.

Meskipun tidak ada perubahan posisi tingkat nasional, namun nilai IKP Provinsi Kaltim meningkat dari sebelumnya dengan angka 81,84 berada di bawah Maluku dan Sulawesi Tengah. Hanya Kaltim yang bertahan di peringkat 3 besar.

Memang kalau dilihat sejak tahun 2018, nilai IKP Provinsi Kaltim selalu mengalami peningkatan terus, hanya ranking nasional saja yang berubah-ubah.

“Posisi Kaltim ini tetap terbaik di antara semua provinsi di Kalimantan, bahkan terbaik di wilayah Indonesia tengah dan timur, serta nilai IKP yang diraih Kaltim ini di atas rata-rata nasional yakni 77,70,” lanjut Faisal mengutip rilis pers yang dikeluarkan PWI Kaltim.

Sementara itu, Ketua PWI Kaltim, Endro S Effendi, mengatakan bahwa hasil IKP 2021 ini menempatkan posisi pers di Indonesia belum dinyatakan bebas. Sebab, agar dikatakan bahwa pers di Indonesia bebas, harus meraih angka 90 sampai 100. Sementara yang diraih Kepulauan Riau hingga Kaltim, masih tergolong cukup bebas.

“FGD ini merupakan finalisasi dari seluruh rangkaian survei dan FGD yang telah dilaksanakan di daerah maupun di pusat, dengan dihadiri 15 orang informan ahli dari 15 provinsi yang ditunjuk Dewan Pers dan nilai indeksnya menempatkan Indonesia dengan kategori Cukup Bebas,” jelas Endro.

Penulis: Redaksi Selasar
Editor: Awan

Berita Lainnya