Pariwara

dprd kaltim Baharuddin Demmu  Warga Pesisir di Kukar Tanjung Berukang  Reses DPRD Kaltim 

Baharuddin Demmu Serap Aspirasi Warga Pesisir di Kukar



Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Baharuddin Demmu.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim Baharuddin Demmu.

SELASAR.CO, Tenggarong - Antusiasme cukup besar ditunjukan masyarakat Kukar dalam agenda reses yang digelar oleh anggota DPRD Kaltim Baharuddin Demmu. Meski begitu, pelaksanaan reses tetap digelar dengan protokol kesehatan (prokes) ketat.

“Alhamdulillah, serap aspirasi dalam reses masa sidang II tahun 2021 mulai 7–14 Juli selesai ditunaikan. Saya telah menyerap aspirasi rakyat di 10 titik dari tujuh kecamatan di dapil Kukar,” jelas Baharuddin.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim itu menyebut, hasil reses di wilayah pesisir di Kecamatan Anggana di antaranya Desa Muara Pantuan, Dusun Tanjung Berukang dan Desa Sepatin, ada permintaan penampungan air bagi warga (nelayan). Juga pengadaan alat transportasi bagi petambak, bantuan pengurusan akta notaris, hingga bantuan renovasi masjid.

Di Tanjung Berukang masyarakat meminta pendampingan hukum terhadap kawasan hutan menjadi HPL karena banyak tambak warga yang masuk wilayah kawasan. Sementara saat ke Kecamatan Muara Jawa, tepatnya di Desa Muara Jawa Ilir, masyarakat meminta bantuan bibit ikan untuk kelompok nelayan budidaya air tawar, dan pengadaan peralatan pembuatan udang bagi Kelompok Wanita Tani (KWT).

“Selain itu, di Kelurahan Amborawang Laut, Kecamatan Samboja, masyarakat mengusulkan infrastruktur jalan di Salok Batu, peralatan nelayan bagi kelompok nelayan Serai Hati, dan bantuan peningkatan sumber daya petani di Amborawang,” ungkap mantan aktivis Jatam Kaltim itu.

Untuk masyarakat di Kelurahan Sangasanga Dalam, Kecamatan Sangasanga, masyarakat meminta bantuan pengadaan kartu Kusuka bagi nelayan, usulan ternak kambing dan budidaya ikan bagi kelompok Sidorukun, serta semenisasi jalan di daerah Sembat.

“Di Kelurahan Pendingin, warga minta bantuan alat pertanian bagi petani, seperti bantuan penunjang pertanian (pupuk, bibit, rotari) bagi kelompok wanita tani, bantuan alat perontok padi, dan bantuan cultivator bagi petani hortikultura,” urainya.

Di wilayah hulu Kukar, Bahar juga menyerap aspirasi masyarakat di beberapa desa. Di antaranya Kecamatan Muara Muntai di Desa Jantur Selatan, masyarakat mengusulkan perbaikan jalan desa, renovasi kantor desa, dan tandon air.

Kendati demikian, Bahar juga bakal mengomunikasikan ke Dinas Perikanan Kukar terkait larangan alat tangkap rimpah nelayan di Danau Jempang.

“Di Kecamatan yang sama, khususnya di Desa Rebaq Rinding, masyarakat mengusulkan perahu fiber dan mesin bagi nelayan dan bantuan alat pembuat kerupuk belida bagi kelompok wanita karya,” jelas mantan wakil ketua DPRD Kukar tersebut.

Lalu untuk masyarakat Desa Muara Kaman Ulu, Kecamatan Muara Kaman, masyarakat meminta bantuan pembangunan MTs Nurul Iman, bantuan kapal dan alat tangkap bagi nelayan, bantuan wireless untuk TPQ, hingga perbaikan jalan yang menghubungkan Muara Kaman ke Sebulu. Ditambah masyarakat Desa Kerta Buana, Kecamatan Tenggarong Seberang, warga meminta bantuan renovasi pura Ratu Gede, dan penambahan vaksin Covid-19.
"Nantinya hasil reses ini akan menjadi usulan masyarakat untuk kemudian dimasukkan ke dalam pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kaltim. Terkhusus melalui Fraksi PAN untuk menunjang kegiatan pembangunan di Kaltim," pungkasnya.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya