Kutai Timur

Lantik FKDM Pelantikan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat 

Lantik FKDM, Bupati Berharap FKDM Bisa Lakukan Tindakan Pencegahan



SELASAR.CO, Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) secara resmi melantik pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Periode 2023-2028 di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutim, yang ditandai dengan pemasangan pin dibaju Ketua FKDM Kutim Koirul Arifin oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman.

Saat memberikan sambuatan, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman berharap agar FKDM yang kini dipimpin Khoirul, bisa mengambil langka pencegahan terhadap berbagai tindakan yang kemungkinan dapat merusak tatanan kehidupan masyarakat Kutim, agar tetap kondusif. Sebab daerah ini, membutuhkan keamanan, untuk menjamin aliran investasi  dari berbagai perusahan.

“Kutai timur ini, daerah yang ajaib. Ajaib karena mulai dari perut buminya, ada tambang. Permukaanya ada berbagai – bagai potensi, di laut dan udaranya pun menyimpan potensi yang besar. Tak salah, investasi masuk Kutim ini terus meningkat. Ini berdasarkan data dari Badan Penanaman Modal (BPM). Tahun 2020, investasi masuk Kutim Rp3 triliun lebih. Tahun 2021, investasi naik 3 kali lipat yakni Rp8,9 triliun. Dan tahun 2022, investasi masuk Kutim senilai Rp12,4 triliun lebih. Artinya Kutim kini jadi salah satu tujuan investasi di Indonesia,” katanya kepada sejumlah awak media

Untuk menjaga kesinambungan masuknya investasi ini, maka daerah ini perlu kondusifitas dan keamanan. Karena itu, dirinya berharap agar FKDM bisa memberikan kontribusi yang besar.

“Kita ingin menjadikan Kutim terus mengalami perkembangan yang luar biasa. Sejak Kutim berdiri dari Tahun 1999 daerah ini tercepat pembangunannya dan kita ingin Kutim selalu kondusuif, aman dan Damai,” terangnya

Sementara itu, Ketua FKDM Koirul Arifin mengatakan usai dilantik FKDM akan selalu turut serta membantu Pemerintah dalam upaya melakukan deteksi dini terhadap potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG).

“Khususnya dalam waktu dekat ini kita akan melaksanakan pesta Demokrasi Pemilu serentak Tahun 2024, sehingga FKDM Kutim diharapkan bisa melakukan berbagai upaya pencegahan terhadap segala bentuk potensi ATHG, sehingga Kutim selalu dalam kondisi aman, damai dan tentram.” terangnya

Penulis: Bonar
Editor: Awan

Berita Lainnya