Berau
Pasar Ikan Murah Pangkalan Pendaratan Ikan Sambaliung PPI Sambaliung Pemkab Berau 
Diserbu Warga, Berau Siapkan Program Rutin Kendalikan Inflasi
SELASAR.CO, Berau - Ribuan kilogram ikan ludes diserbu warga dalam Gerakan Pasar Ikan Murah yang digelar di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sambaliung, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Nelayan Nasional dan Hari Ulang Tahun Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Berau itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang berburu ikan berkualitas dengan harga terjangkau.
Sejak pagi, warga memadati lokasi pasar. Antrean panjang terlihat di sejumlah lapak penjualan yang menyediakan berbagai jenis ikan laut maupun ikan air tawar. Tidak hanya masyarakat dari Kecamatan Sambaliung, pembeli juga datang dari sejumlah wilayah lain di Kabupaten Berau.
Gerakan Pasar Ikan Murah tersebut diluncurkan langsung oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas bersama Dinas Perikanan Kabupaten Berau sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Berau Abdul Majid mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 6,2 ton ikan laut, di antaranya layang, kembung, tongkol, senangin, kakap, dan bandeng. Selain itu, tersedia sekitar 200 kilogram ikan air tawar, seperti patin dan lele.
Berita Terkait
Menurutnya, pasar ikan murah direncanakan menjadi agenda rutin setiap bulan sebagai salah satu langkah pengendalian inflasi daerah.
"Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh ikan dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah," ujarnya.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas mengatakan peringatan Hari Nelayan Nasional menjadi momentum untuk mengapresiasi kontribusi para nelayan yang selama ini berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan dan menggerakkan perekonomian daerah.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para nelayan Kabupaten Berau atas kerja keras, semangat, dan inovasi dalam menjaga ketahanan pangan serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat," katanya.
Menurut Sri Juniarsih, potensi kelautan yang dimiliki Kabupaten Berau harus terus dikelola secara optimal dan berkelanjutan. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sektor perikanan melalui berbagai program strategis, mulai dari modernisasi alat tangkap yang ramah lingkungan, pengembangan kawasan budidaya, pemberdayaan UMKM pengolahan hasil perikanan, hingga perluasan akses pasar dan hilirisasi produk perikanan.
Ia menilai sektor perikanan tidak hanya menjadi penopang ekonomi masyarakat pesisir, tetapi juga memiliki peran besar dalam menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
"Kita ingin potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki Kabupaten Berau dapat terus dikelola secara bijak dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat dan generasi mendatang," tutupnya.
Melalui penyelenggaraan pasar ikan murah, Pemerintah Kabupaten Berau berharap masyarakat semakin mudah mengakses pangan bergizi dengan harga terjangkau, sementara nelayan dan pelaku usaha perikanan memperoleh pasar yang lebih luas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Penulis: Redaksi Selasar
Editor: Awan

