Utama

dprd kaltim DPRD  Kaltim pemadaman listrik 

Akhmed Reza Fachlevi: Pasokan Listrik Tak Boleh Terganggu di Tengah Kabut Asap



Akhmed Reza Fachlevi, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim. (IST)
Akhmed Reza Fachlevi, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim. (IST)

SELASAR.CO, Samarinda - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi, mendesak semua pihak untuk menjaga keandalan pasokan listrik di Kaltim, mengingat kondisi kabut asap yang saat ini mulai mengganggu kegiatan warga.

“Dalam kondisi seperti sekarang, ketika masyarakat harus menghadapi kabut asap dan kualitas udara yang mengkhawatirkan, jangan sampai ditambah dengan persoalan listrik padam. Ini bisa semakin membebani masyarakat,” ujar Reza, pada hari ini Kamis (17/9/2026). 

Ia menekankan bahwa fungsi listrik saat ini jauh lebih luas dari sekadar penerangan. Di tengah udara yang tidak sehat, warga sangat bergantung pada listrik untuk menyalakan kipas angin, AC, alat penjernih udara, pompa air, serta berbagai perangkat kesehatan dan komunikasi.

“Bayangkan kalau kabut asap sedang pekat, kemudian listrik mati. Masyarakat tentu akan semakin kesulitan. Mereka membutuhkan sirkulasi udara dan kenyamanan di dalam rumah, terutama anak-anak, lansia, dan masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus,” katanya.

Atas dasar itu, Reza meminta PLN beserta instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memastikan tidak terjadi gangguan pasokan yang sesungguhnya masih dapat dicegah.

“Kami memahami ada kondisi teknis dan pemeliharaan jaringan yang harus dilakukan. Tetapi dalam situasi seperti ini, aspek keandalan harus menjadi prioritas. Jangan sampai kebutuhan dasar masyarakat terbengkalai. Kalau ada potensi gangguan, harus diantisipasi dan dikomunikasikan dengan baik kepada masyarakat,” tegasnya.

Reza juga menyampaikan bahwa Komisi III DPRD Kaltim akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap sektor energi, termasuk memastikan kebutuhan listrik masyarakat tetap terpenuhi.

“Jangan sampai masyarakat sudah menghadapi kabut asap, kemudian harus menghadapi listrik padam. Dua persoalan ini kalau terjadi bersamaan tentu akan semakin menyulitkan. Karena itu, kami meminta pasokan listrik Kaltim tetap aman,” pungkas Reza.

 

Penulis: Redaksi Selasar
Editor: Yoghy Irfan

Berita Lainnya