Ragam
umkt wisuda umkt 
720 Lulusan UMKT Resmi Diwisuda, Rektor Beri Pesan untuk Hadapi Dunia Kerja yang Terus Berubah
SELASAR.CO, Samarinda – Sebanyak 720 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) resmi menyandang status sebagai lulusan setelah mengikuti prosesi wisuda tahun akademik 2025/2026 di Convention Hall Sempaja, Samarinda, Selasa (15/9/2026).
Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik para mahasiswa sekaligus awal untuk menghadapi tantangan yang lebih luas di dunia kerja.
Rektor UMKT Muhammad Musiyam mengingatkan bahwa kelulusan bukan berarti proses belajar telah selesai. Perkembangan teknologi dan kebutuhan industri yang terus berubah menuntut para lulusan untuk mampu mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan.
“Setelah mahasiswa lulus, pengembangan kompetensi sangat dibutuhkan dalam menghadapi kemajuan teknologi serta perubahan kebutuhan dunia kerja nantinya,” sebutnya.
Berita Terkait
Menurut Musiyam, dunia kerja memiliki tuntutan yang berbeda dengan lingkungan perkuliahan. Karena itu, bekal akademik perlu diimbangi dengan kemampuan beradaptasi agar lulusan mampu menghadapi perubahan di lingkungan profesional maupun masyarakat.
Tak hanya soal kompetensi, ia juga menekankan pentingnya karakter dalam menjalankan profesi.
“Karakter yang berintegritas dan bertanggung jawab sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat dan dunia kerja,” ujarnya.
Para lulusan yang diwisuda berasal dari berbagai fakultas dan program studi di lingkungan UMKT.
Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Politik menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 174 orang. Berikutnya, Fakultas Kesehatan Masyarakat sebanyak 161 lulusan dan Fakultas Ilmu Keperawatan sebanyak 139 lulusan.
Adapun Fakultas Psikologi meluluskan 68 mahasiswa, Fakultas Sains dan Teknologi 60 mahasiswa, Fakultas Hukum 58 mahasiswa, Fakultas Pertanian dan Bisnis Digital 32 mahasiswa, Fakultas Farmasi 25 mahasiswa, serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan tiga mahasiswa.
Musiyam menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang melibatkan mahasiswa, keluarga, dosen, tenaga kependidikan, dan berbagai pihak yang mendukung penyelenggaraan pendidikan di UMKT.
Namun, setelah menyelesaikan pendidikan, para lulusan akan menghadapi lingkungan yang berbeda. Mereka dituntut mampu menerapkan ilmu, beradaptasi dengan perubahan, serta menunjukkan kompetensi dalam kehidupan profesional.
“Ini momentum yang baik bagi para wisudawan untuk menuju tahap berikutnya. Para lulusan akan menghadapi lingkungan yang berbeda dengan tuntutan yang juga berbeda,” tuturnya.
Ia berharap pendidikan yang ditempuh selama kuliah menjadi fondasi bagi lulusan untuk terus berkembang. Kemampuan beradaptasi, menurutnya, menjadi salah satu bekal penting dalam menghadapi dunia kerja maupun kehidupan sosial.
Akreditasi Unggul dan Prestasi Mahasiswa Meningkat
Di tengah prosesi wisuda, UMKT juga mencatat sejumlah perkembangan dalam bidang akademik dan kemahasiswaan selama tahun akademik 2025/2026.
Pada Mei 2026, UMKT memperoleh penghargaan dari LLDIKTI Wilayah XI sebagai perguruan tinggi swasta dengan jumlah program studi terakreditasi Unggul terbanyak se-Kalimantan, yakni delapan program studi.
Dari 25 program studi yang telah dipetakan mutunya, sebanyak 20 program studi berada pada peringkat Unggul atau Baik Sekali.
Capaian tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan mutu akademik UMKT. Meski demikian, pihak kampus masih mengakui adanya sejumlah hal yang perlu diperbaiki, termasuk kesenjangan capaian kinerja antarfakultas serta proses reakreditasi beberapa program studi yang masih berjalan.
Dari sisi kemahasiswaan, prestasi mahasiswa UMKT juga menunjukkan peningkatan.
Sepanjang tahun ini, mahasiswa meraih 232 penghargaan, meningkat dibandingkan dengan 179 penghargaan pada tahun sebelumnya.
Peningkatan turut terlihat pada capaian internasional. Penghargaan tingkat internasional yang diraih mahasiswa meningkat dari 16 menjadi 32 penghargaan.
UMKT juga memperluas pengalaman mahasiswa melalui program mobilitas internasional. Sebanyak 18 mahasiswa mengikuti program pertukaran pelajar ke Taiwan dan Malaysia.
Sementara itu, pada tahun akademik 2026/2027, UMKT menerima enam mahasiswa internasional baru.
Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari upaya UMKT dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi lingkungan yang lebih luas. Musiyam menilai pendidikan tidak cukup hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga perlu memberikan pengalaman yang membentuk kemampuan adaptasi dan kesiapan profesional.
Ia berharap ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat digunakan secara bertanggung jawab, baik dalam pekerjaan maupun pengabdian kepada masyarakat.
“Ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di UMKT dapat digunakan secara bertanggung jawab dalam kehidupan profesional maupun dalam pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya. (ADV)
Penulis: Boy
Editor: Yoghy Irfan

