Pariwara

Muhammadiyah Covid-19 Command Centre (MCCC) Kaltim Resmi Dibuka



Muhammadiyah Covid-19 Command Centre (MCCC) Kaltim Resmi Dibuka
Penyerahan paket bantuan lumbung pangan kepada Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kaltim Anni Juwariyah

SELASAR.CO, Samarinda - Pandemi Covid-19 menjadi persoalan bersama, bukan hanya di Indonesia, tapi juga hampir seluruh dunia. Di tengah situasi ini, banyak individu maupun kelompok masyarakat ambil peran dalam gerakan kepedulian.

Muhammadiyah Kalimantan Timur salah satunya. Sebagaimana instruksi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, maka pada tanggal 21 Maret 2020 telah membentuk Muhammadiyah Covid-19 Command Centre (MCCC) Kaltim. Maridi, Ketua MCCC Kalimantan Timur mengatakan, gerakan pertama MCCC adalah melakukan penyemprotan disinfektan di 142 titik fasilitas umum, tempat ibadah dan pendidikan, serentak oleh MCCC kabupaten kota di Kalimantan Timur. "ntuk lebih memasifkan gerakan MCCC, maka dibentuk Pos Layanan di masing-masing kabupaten kota se-Kaltim,” jelasnya.

Pos Layanan MCCC Kalimantan Timur di jalan Perjuangan dibuka secara resmi 12 April 2020 kemarin untuk mendukung Pos Koordinasi (POSKOR MCCC) yang berada di Kompleks Muhammadiyah Centre Jalan Siradj Salman Samarinda.

Agus Toto Suriyanto, Sekretaris Pos Layanan MCCC Kalimantan Timur, melaporkan pada awalnya kegiatan hanya terbatas untuk melakukan aksi kemanusiaan dengan pendataan warga terdampak di sekitar Samarinda Utara. Selain itu juga memberikan edukasi hidup sehat dan pemberian sembako hingga menyiapkan relawan dengan ambulans untuk melayani apabila ada warga yang memerlukan.

Namun, dalam perkembangannya, pandemi Covid-19 semakin meluas. Sambutan Ketua Pimpinan Wilayah Kalimantan Timur KH Suyatman menyebutkan bahwa sinergitas menjadi kata kunci, dalam mengambil peran kerja kemanusiaan untuk mendapatkan nilai peran manfaat yang lebih besar.

Maka, Pos Layanan MCCC menggandeng beberapa kalangan, di antaranya berlatar belakang pengusaha dan praktisi lapangan. Dalam kesempatan pembukaan pos layanan MCCC ini dilakukan penyerahan simbolis bantuan paket lumbung pangan untuk beberapa komunitas. Mereka di antaranya komunitas disabilitas yang diwakili ketua PPDI Kalimantan Timur Hj Anni Juwariyah, guru honorer, marbot musala atau masjid, dan komunitas mahasiswa dari 4 perguruan tinggi yang masih tertahan Samarinda.

“Sebelumnya, juga telah diserahkan bantuan untuk penjual makanan dan minuman ringan yang biasa berjualan di sekitar sekolah yang terdampak, karena kebijakan dialihkannya sistem pembelajaran tatap muka dengan media online. Sehingga anak didik belajar di rumah,” ujarnya.

Menghadapi Ramadan dan Idulfitri, Pos Layanan MCCC juga mengagendakan pembuatan dapur umum berbasis pemberdayaan yang akan dibuat di tiga titik. Di samping itu paket lebaran dan khitan untuk anak, menjadi target program disamping layanan psikososial dan konsultasi agama bekerjasama dengan layanan psikologi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur dan Majelis Tabligh.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

muhammadiyah mccc majelis-tabligh umkt 

Berita Lainnya