Utama

berita pln pln pln kalimantan 

Amankan Jalur Transmisi Melak–Kotabangun, PLN UIP KLT Gandeng PT Energi Batu Hitam



PLN UIP KLT bersama PT Energi Batu Hitam menggelar penandatanganan Perjanjian Kerja Sama di Ruang Rapat Kantor PLN UIP KLT, Balikpapan. Foto: Selasar/Boy
PLN UIP KLT bersama PT Energi Batu Hitam menggelar penandatanganan Perjanjian Kerja Sama di Ruang Rapat Kantor PLN UIP KLT, Balikpapan. Foto: Selasar/Boy

SELASAR.CO, Samarinda - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) terus mengebut pembangunan infrastruktur kelistrikan di Benua Etam. Langkah terbaru, PLN UIP KLT resmi menjalin sinergi dengan PT Energi Batu Hitam (PT EBH) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Pinjam Pakai Lahan pada Kamis (21/5/2026).

Kerja sama strategis ini dilakukan demi memuluskan proyek pembangunan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Melak–Kotabangun. Jalur transmisi ini nantinya akan melintasi wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT EBH yang berada di Kabupaten Kutai Barat.

Bertempat di Kantor PLN UIP KLT Balikpapan, agenda penandatanganan ini dihadiri langsung oleh General Manager PLN UIP KLT Basuki Widodo, Manager PLN UPP KLT 3 Junaedi, Manager Hukum Kalimantan Timur Surya Milpan Tambunan, serta Kepala Teknik Tambang PT Energi Batu Hitam Herlambang beserta jajaran manajemen terkait.

Sinergi ini menjadi kunci penting agar pembangunan jalur transmisi berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas operasional tambang di sekitar area kerja. Sebagai informasi, proyek SUTT 150 kV Melak–Kotabangun ini ditargetkan membangun total 488 tower, di mana 16 titik tower di antaranya berdiri di dalam wilayah IUP PT EBH.

General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan skala besar seperti ini mustahil berjalan optimal tanpa adanya dukungan dan kolaborasi yang solid dari berbagai sektor.

“Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan komunikasi yang baik dan kolaborasi yang solid agar setiap tahapan pekerjaan dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan sesuai ketentuan. Kami mengapresiasi dukungan PT Energi Batu Hitam dalam pembangunan SUTT 150 kV Melak–Kotabangun,” tutur Basuki.

Ia menambahkan, proyek SUTT 150 kV Melak–Kotabangun merupakan bagian dari komitmen besar PLN untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Timur. Ujungnya, interkoneksi ini diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi sekaligus memenuhi kebutuhan energi masyarakat dan dunia usaha.

“Melalui kerja sama ini, PLN berkomitmen memastikan proses pembangunan berjalan lancar dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat maupun dunia usaha di Kalimantan Timur,” imbuhnya.

Dari sisi teknis, Manager PLN UPP KLT 3, Junaedi, menjelaskan bahwa PKS ini memberikan kejelasan landasan administrasi untuk pengerjaan 16 titik tower di area tambang tersebut.

“Perjanjian ini mendukung pelaksanaan pekerjaan agar berjalan lebih tertib dan terkoordinasi. PLN juga memastikan seluruh proses pembangunan tetap memperhatikan aspek keselamatan kerja dan ketentuan K3LH,” terang Junaedi.

Sambut baik langkah ini, Kepala Teknik Tambang PT Energi Batu Hitam, Herlambang, menyatakan dukungannya terhadap upaya pemenuhan hajat hidup orang banyak yang diinisiasi oleh PLN.

“Kami mendukung langkah PLN dalam memperkuat sistem kelistrikan daerah. Harapannya, kerja sama ini dapat berjalan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pembangunan wilayah,” kata Herlambang.

Lewat kerja sama ini, PLN UIP KLT kembali membuktikan komitmennya untuk terus menyediakan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan guna menopang masa depan pembangunan di Kalimantan Timur.

Penulis: Boy
Editor: Yoghy Irfan

Berita Lainnya