Ragam

Endro Kembali Pimpin PWI Kaltim, Siap Genjot Program Pelatihan dan Uji Kompetensi

Sabtu, 30 November 2019
 

Ketua PWI Pusat, Atal S Depari (kiri) menyerahkan pataka kepada Ketua PWI Cabang Kaltim kepada Endro S Efendi

SELASAR.CO, Samarinda - Endro S Efendi kembali terpilih menjadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur (Kaltim) untuk kedua kalinya. Dia terpilih secara aklamasi melalui Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Kaltim 2019 dengan mengantongi 86 suara dari 118 suara, saat penjaringan calon ketua.

Sesuai tata tertib (tatib), jika pada penjaringan mengantongi suara 50 persen plus satu, penetapan ketua tanpa harus melalui proses pemilihan. Endro berhasil mengungguli 12 nama lainnya yang muncul saat proses penjaringan calon ketua PWI Cabang Kaltim.

Setelah Endro, perolehan suara terbanyak kedua diraih Charles Siahaan dengan 10 suara, Sabir Ibrahim 7 suara, Lukman 4 suara, Desman Minang 3 suara, dan Abdul Hakim Muhiddin 2 suara. Selebihnya enam nama lain yang diusulkan saat penjaringan masing-masing hanya dapat satu suara.

Ketua PWI Pusat, Atal S Depari mengucapkan selamat atas suksesnya Konferprov PWI Kaltim 2019 sehingga menghasilkan nama ketua terpilih untuk periode 2019-2024. Dia menilai PWI Kaltim menunjukkan kekompakan. Hal ini terlihat dari awal kegiatan, pemilihan, hingga penutupan, semua masih peserta masih lengkap.

"Tidak ada yang pulang. Ini menunjukkan kekompakan. Dengan kekompakan ini, yakin bisa membawa kemajuan organisasi dan anggotanya menjadi wartawan unggul," ujarnya.

Pengurus, kata dia, harus menggenjot peningkatan kompetensi wartawan dan sertifikasi melalui uji kompetensi wartawan. Anggota yang belum melakukan uji kompetensi, sebutnya, harus segera didorong ikut. PWI Pusat disebut bakal membantu, terutama bagi pimpinan media yang sudah usia 55 tahun ke atas, agar bisa disertifikasi tanpa harus melalui tahapan dari muda, madya, menjadi utama.

Sementara, Ketua PWI Cabang Kaltim terpilih, Endro S Efendi mengaku akan segera menyusun struktur organisasi dan program kerja ke depan. "Prioritas ke depan kita akan lebih banyak melaksanakan uji kompetensi wartawan (UKW), tentunya dengan didahului program pelatihan jurnalistik agar saat ikut UKW sudah siap," katanya.

Endro mengaku akan melanjutkan sejumlah program dan merancang program baru. Fokusnya, masih kepada pembinaan wartawan. "Program ke depan, UKW tetap berjalan.  Karena orang kan ingin terus meningkatkan kompetensinya. Dari muda ke madya, dari madya ke utama. Setelah itu kami juga fokus ke pembinaan dan pelatihan media sosial, media digital. Kami arahkan ke sana. Karena zamannya sudah beda," pungkasnya.

 

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

pwi-kaltim 

Berita Lainnya