Ragam

banjir 

Meraup Untung Saat Banjir Rendam Samarinda



Jasa sewa mengangkut motor dengan menggunakan gerobak.
Jasa sewa mengangkut motor dengan menggunakan gerobak.

SELASAR.CO, Samarinda – Memasuki akhir tahun, wilayah Samarinda kembali memasuki musim penghujan. Seperti yang terjadi hari ini Jumat (13/12/2019). Hujan lebat turun sejak pukul 03.00 WITA dini hari hingga pukul 09.00 WITA. Akibatnya, beberapa ruas jalan mengalami banjir cukup tinggi hingga mengakibatkan puluhan kendaraan roda dua mengalami mogok.

Salah satu tempat yang terkena dampaknya yakni di kawasan Jalan Gerilya, Kecamatan Sungai Pinang, Kelurahan Sungai Pinang Dalam. Banjir di wilayah ini mencapai setinggi paha orang dewasa. Sejumlah warga sekitar pun mengeluhkan akses jalan yang sulit dilewati saat berkendara roda dua.

“Kalau di wilayah ini mulai jam 5 tadi pagi (banjir), mungkin karena dataran rendah jadi air pada lari kesini makannya disini banjirnya cukup tinggi. Tadi rencananya saya mau beli sparepart mobil tapi ini malah motor saya yang mogor kena air,” Ucap Dani, salah seorang warga.

Warga lainnya, Ningsi yang hendak mengantarkan anaknya pergi ke sekolah mengaku sempat terjebak banjir dan terpaksa mendorong kendaraannya agar bisa keluar daerah banjir. “Tadi mau antar anak, tiba – tiba motornya mati soalnya knalpotnya kelelep air. Terpaksa saya dorong,” ungkapnya.

Musibah banjir ternyata tidak selamanya mendatangkan kerugian, namun juga mendatangkan rezeki kepada masyarakat yang wilayahnya tergenang air. Rezeki banjir itu diperoleh dari jasa sewa mengangkut motor dengan menggunakan gerobak. Salah satunya Tono, warga yang membuka jaga dorong motor yang mogok dan menyewakan jasa angkut motor menggunakan Gerobak. Dirinya mengaku tidak mematok harga untuk orang yang ingin menggunakan jasanya ini.

“Lumayan mbak, saya bisa mengumpulkan pundi – pundi dengan membantu orang  mendorong motornya yang mogok. Ada juga yang minta angkut motornya pakai gerobak biar mesinnya tidak terkena banjir. Ini menurut saya sebagian dari rezeki meskipun tidak tiap hari saya dapat uang dari ini," beber Tono.

 

Penulis: Fatatul Fadillah
Editor: Yoghy Irfan

Berita Lainnya