Pariwara

dinkes samarinda Penanganan covid-19 Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan 

Persiapan Menuju Endemi, Dinkes Samarinda Bahas Rencana Penanganan Covid-19 untuk 2022



Dinkes Samarinda menggelar pertemuan untuk menyusun rencana operasional sebagai dokumen penanganan Covid-19 kabupaten/kota di Samarinda.
Dinkes Samarinda menggelar pertemuan untuk menyusun rencana operasional sebagai dokumen penanganan Covid-19 kabupaten/kota di Samarinda.

SELASAR.CO, Samarinda - Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda menggelar pertemuan untuk menyusun rencana operasional sebagai dokumen penanganan Covid-19 kabupaten/kota di Samarinda. Agenda di ballroom Hotel Aston Samarinda ini digelar pada hari ini, Senin (29/11/2021). Workshop dilaksanakan selama 1 hari, dimulai pada pukul 08.00 Wita sampai dengan 17.00 Wita.

“Hari ini Dinkes Samarinda mendapat dukungan dari Kementerian Kesehatan terkait pelaksanaan workshop selama 1 hari tentang penyusunan atau review dokumen rencana operasi penanggulangan Covid-19 untuk tahun 2022,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda, dr Osa Rafshodia.

Dirinya juga menyebut bahwa nanti juga akan ada arahan dari Kementerian Kesehatan Subdit Kekarantinaan, tentang seperti apa kebijakan dari Kemenkes soal penanganan pandemi Covid-19 untuk tahun depan.

“Memang arahan dari Kemenkes untuk mempersiapkan daerah saat kondisi endemis. Endemis ini artinya Covid-19 tidak bisa langsung hilang, tetapi pelan-pelan hilang dan sudah menjadi flu biasa,” jelasnya.

Soal kapan masa endemis ini akan tercapai, ia menyebut saat ini belum ada statement resmi dari Kementerian Kesehatan. “Yang penting adalah mencapai cakupan vaksinasi sampai dengan 100 persen. Targetnya pasti secepat-cepatnya, sehingga kita bisa kembali melakukan seluruh aktivitas ekonomi,” imbuhnya.

Sebagai informasi, saat ini cakupan vaksinasi di Samarinda sudah mencapai 73 persen, jumlah ini lebih tinggi dari target yang ditetapkan sebesar 70 persen. “Namun, harapannya di akhir bulan Desember kita sudah di angka 90 persen cakupannya,” pungkas Osa.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya