Kutai Kartanegara

Balapan Sepeda Liar Balap liar Balap Sepeda Viral di Mesia Sosial Ramadan 1443 H Puasa 2022 Balap Sepeda Liar 

Aksi Balapan Liar Sepeda di Tenggarong Viral di Media Sosial



Sejumlah pemuda yang telah melakukakan aksi balapan sepeda liar.
Sejumlah pemuda yang telah melakukakan aksi balapan sepeda liar.

SELASAR.CO, Tenggarong - Jalan Diponogoro Tenggarong, diramaikan oleh sejumlah pemuda yang telah melakukakan aksi balapan liar sepeda, pada Rabu (6/4/2022) malam. Kegiatan tersebut tepat di depan kawasan Museum Mulawarman dan berlangsung sejak pukul 24.00 Wita, hingga waktu sahur tiba. Aksi yang dilakukan tengah malam saat bulan Ramadan ini mengundang perhatian banyak orang. Bahkan, kegiatan ini pun viral di media sosial.

Peserta balap sepeda liar, Ibenk, mengatakan, kegiatan balapan sepeda ini memang sudah direncanakan sebelum bulan Ramadan tiba. Hal itu bertujuan untuk menarik minat bagi pemuda-pemuda yang sering melakukan balapan sepeda motor saat menunggu waktu sahur tiba. Tak hanya kegiatan balapan sepeda saja yang ada di kawasan depan Museum Mulawarman, tetapi ada juga sejumlah pemuda yang melakukan kegiatan lomba lari.

"Jadi ada juga sih kawan-kawan yang trek lari," ujar Ibenk.

Menurutnya, kegiatan ini merupakan hal yang baik untuk mengisi waktu jelang sahur. Apalagi bersepeda dan berlari merupakan olahraga yang menyehatkan.

"Kalau positif jelas positif. Yang pasti ini menyehatkan, baik dari kawan-kawan yang main sepeda maupun yang lari," sebut Ibenk.

Diakuinya, dalam kegiatan tersebut mereka memang menggunakan fasilitas umum. Namun, Mereka juga sadar akan hal itu. Oleh karenanya, mereka tidak melakukan penutupan jalan dan memberikan ruang bagi pengguna jalan lain.

"Pengguna jalan ini kan bukan hanya para pemain, orang-orang lewat kan juga pengguna jalan. Jadi kawan-kawan Alhamdulillah sportif tetap membuka jalan kalau ada orang yang lewat," jelas Ibenk.

Sementara itu, Derry yang juga peserta balap liar sepeda menganggapi, bahwa kegiatan ini hanyalah sebagai hiburan, sembari untuk mencari keringat. Dirinya juga menilai kegiatan ini lebih aman dibandingkan balapan liar dengan menggunakan sepeda motor yang bisa membahayakan diri sendiri dan juga pengguna jalan lain. Jalur yang digunakan juga lebih singkat jaraknya, yaitu 200 hingga 300 meter.

"Jadi ini buat senang-senang aja. Dari pada balapan motor mending kayak gini cari keringat dan juga sehat," Tutur Derry.

Hal yang sama juga diucapkan oleh Abiyu, yang juga merupakan peserta balap liar sepeda. Menurutnya, kegiatan ini hanya untuk bersenang-senang sembari mengisi waktu luang menuju sahur. "Sekalian menyalurkan hobi balapan sepeda BMX," pungkasnya.

Penulis: Juliansyah
Editor: Awan

Berita Lainnya