Utama
Motor Brebet  Motor Kemasukan Air  BBM Oplosan  Motor Injeksi Kemasukan Air  Penyebab Motor Brebet  Sparepart Fuel Pump  Polresta Samarinda 
Aparat Diminta Jujur dan Transparan Terkait Dugaan BBM Oplosan

SELASAR.CO, Samarinda - Dugaan adanya BBM oplosan yang membuat beberapa kendaraan warga di Samarinda mogok. Sudah rugi, masyarakat dibuat tambah kesal karena seolah tidak ada solusi dari pemerintah dan aparat terkait.
Sebelumnya, Satreskrim Polresta Samarinda menyatakan BBM di SPBU aman dan tak ditemukan indikasi oplosan. Hal itu setelah dilakukan inspeksi di lima SPBU yang berbeda.
Pengamat Kebijakan Publik Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda, Ahmad Jubaidi mengatakan, indikasi adanya oplosan BBM itu harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak aparat. Sebab, masyarakat sudah merasa geram dengan adanya kejadian ini.
“Aparat harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut, kemarin sudah dilakukan pemeriksaan kita lihat, tapi ini banyak kendaraan mogok masih terjadi, sehingga aparat harus periksa lebih lanjut dengan mengedepankan kejujuran dan transparansi kepada publik, terutama masyarakat kecil,” ucap Jubaidi saat dihubungi, Kamis (3/4/2025).
Berita Terkait
Lebih lanjut Jubadi mengatakan, aparat penegak hukum harus melakukan indentifikasi masalah yang mendalam saat ini. Karena menurutnya jangan sampai warga memiliki krisis kepercayaan kepada SPBU milik Pertamina.
“Kalau begini terus akhirnya nanti masyarakat tidak percaya lagi dengan SPBU Pertamina, sekarang saja banyak yang isi BBM eceran yang dijual di warung kelontong,” ujarnya.
Adapun bentuk tanggung jawab yang harus dilakukan, Jubaidi menerangkan, Pertamina harus memberikan fakta yang nyata kepada masyarakat dengan mengambil beberapa sample agar kepercayaan dapat diraih kembali.
Diketahui, urusan BBM yang diduga oplosan dan menimbulkan kerugian ini cukup meresahkan masyarakat. Melalui media sosial, warganet menyampaikan keluh kesah mereka.
"Barusan kemarin mobil ngadat setelah isi pertamax di pom," tulis salahsatu warganet.
"Kami sudah merasakan mogoknya motor dan mobil dan kemudian kuras tangki dan ganti filter. Sgt diduga ada masalah pd bbm Pertamina," kata warganet lainnya.
Penulis: Boy
Editor: Awan