Utama

BEM FISIP Unmul aksi mahasiswa samarinda pilkada langsung penolakan pilkada tidak langsung unjuk rasa mahasiswa mahasiswa tolak pilkada oleh dprd 

BEM FISIP Unmul Gelar Aksi Tolak Pilkada Tak Langsung di Samarinda



Masa aksi saat melakukan aksi demo penolakan pilkada tidak langsung. (foto: Selasar/Rio)
Masa aksi saat melakukan aksi demo penolakan pilkada tidak langsung. (foto: Selasar/Rio)

SELASAR.CO, Samarinda — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman (FISIP Unmul) menggelar aksi unjuk rasa di Jalan M. Yamin, Samarinda, Senin (19/1). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap wacana pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara tidak langsung.

Dalam aksinya, mahasiswa membentangkan spanduk dan poster yang berisi tuntutan agar mekanisme Pilkada langsung tetap dipertahankan. Mereka menilai sistem pemilihan langsung merupakan perwujudan demokrasi dan kedaulatan rakyat yang tidak seharusnya dialihkan kepada lembaga perwakilan.

Aksi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di Jalan M. Yamin sempat tersendat. Sejumlah kendaraan terpaksa dialihkan ke jalur alternatif untuk menghindari kemacetan. Aparat kepolisian turut berjaga di lokasi untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung.

Koordinator aksi menyatakan bahwa penolakan terhadap Pilkada tidak langsung merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masa depan demokrasi di Indonesia. Ia menilai, jika Pilkada dikembalikan ke mekanisme pemilihan oleh DPRD, maka hak politik masyarakat dalam menentukan pemimpin daerah akan tereduksi.

Mahasiswa menyatakan akan terus menyuarakan aspirasi mereka hingga tuntutan tersebut disampaikan dan ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

Penulis: Rio
Editor: Yoghy Irfan

Berita Lainnya